Yang Baru dari WhatsApp: Tombol Belanja

WhatsApp/ Suara

Jakarta, Sumselupdate.com – WhatsApp telah meluncurkan fitur tombol belanja baru untuk layanan WhatsApp Business. Dengan fitur tersebut memungkinkan pengguna dapat melihat katalog bisnis yang ditawarkan di platform lebih cepat.

Ikon tombol baru ini akan menggantikan tombol panggilan suara pada tampilan layar obrolan WhatsAp dengan tujuan untuk memudahkan pengguna berbelanja di WhatsApp.

Bacaan Lainnya

Pada bulan September lalu, perusahaan milik Facebook ini sudah menambahkan fitur tombol belanja dalam versi benta untuk Android dan iPhone secara Global.

Dengan tambahan tombol belanja yang tampak seperti ikon etalase, pengguna WhatsApp bisa melihat katalog bisnis langsung dari layar obrolan.

Hal tersebut tidak seperti sebelumnya di mana pengguna harus masuk ke profil bisnis terlebih dahulu untuk melihat status penawaran barang atau layanan yang ditawarkan.

Tombol Belanja Whatsapp

Tombol belanja baru ini akan berada di sebelah tombol panggilan yang baru dirancang dan menggantikan tombol panggilan suara yang ada. Pengguna akan melihat tombol belanja di layar obrolan bisnis yang memiliki katalog penawaran mereka.

Artinya, para pengguna tidak akan dapat melihat tombol baru saat berkomunikasi dengan teman atau anggota keluarga di WhatsApp.

Setelah diketuk, tombol belanja akan membawa pengguna ke katalog bisnis dari profil yang akan dikunjungi. Pada dasarnya, ini akan membantu para pebisnis di WhatsApp untuk meningkatkan penemuan produk dan meningkatkan penjualan mereka.

Karena tombol belanja menggantikan tombol panggilan suara dalam kasus obrolan bisnis, pengguna dapat menemukan yang terakhir dengan mengetuk tombol panggil. Ini akan menampilkan opsi untuk memilih apakah ingin melakukan panggilan suara atau video.

WhatsApp mengklaim bahwa sudah lebih dari 17,5 juta pengguna mengirim pesan ke akun WhatsApp Business setiap hari dan lebih dari empat juta orang melihat katalog bisnis di aplikasi setiap bulan.

Kehadiran tombol belanja adalah salah satu langkah kunci untuk lebih memperluas adopsi bisnis dari aplikasi dan menjadikannya sebagai platform lengkap untuk e-commerce di samping menjadi platform perpesanan instan terkemuka. (adm3/dtc)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.