Muaraenim, Sumselupdate.com – Warga serbu Balai Desa Gunung Megang Luar, Kecamatan Gunung Megang, Kamis (14/8/2025) pagi. Mereka memanfaatkan kesempatan emas dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pasar Murah (OPM) Polri 2025 yang digelar Polsek Gunung Megang Polres Muaraenim Polda Sumsel bekerja sama dengan Perum Bulog serta sejumlah instansi terkait.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh Kapolres Muaraenim AKBP Jhoni Eka Putra, di wakili Kasat Binmas Polres Muaraenim AKP Herri Jon Fajri, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Camat Gunung Megang, Koramil 404-04, Disperindag dan ESDM, Dinas Pertanian, Kepala Desa Gunung Megang Luar, serta perwakilan Bulog Kabupaten Lahat.
Terpantau bahan pokok yang dijual dalam pasar murah ini berupa beras premium merk SPHP dibanderol hanya Rp60.000 per karung (5 kg), tepung serbaguna merk MILA seharga Rp10.000 per pack, dan minyak goreng merk KITA hanya Rp18.000 per liter.
Diungkapkan, Eka (32) warga setempat bahwa harga bahan pokok yang dijual relatif murah hingga ia rela mengantri demi mendapatkan bahan pokok tersebut.
“Alhamdulillah, harga lebih murah, sangat membantu kami di tengah harga-harga yang naik,” ungkapnya.
Sementara, Kapolres Muaraenim melalui Kapolsek Gunung Megang, AKP Aisen Hower menegaskan bahwa pasar murah ini digelar untuk membantu meringankan beban warga sekaligus mengendalikan inflasi di wilayah Muaraenim.
“Kami mengajak seluruh warga memanfaatkan momen ini. Selain mendapatkan harga yang jauh lebih murah, ini juga menjadi langkah bersama menjaga stabilitas harga pangan,” ujarnya.
Dikatakannya, bahwa Gerakan Pangan Murah ini menyediakan 2 ton beras premium, puluhan kilogram tepung, dan puluhan liter minyak goreng. Penjualan berlangsung hingga stok habis atau sampai pukul 12.00 WIB, dengan situasi aman dan kondusif berkat pengamanan dari Polsek Gunung Megang, Koramil, Linmas, dan Satpol PP.
Baca juga : Stabilkan Harga, Pemkot Pangkalpinang Gelar Gerakan Pangan Murah di Terminal Keramat
“Kami menghimbau untuk tidak melewatkan kesempatan berbelanja sembako murah ini, karena selain menghemat pengeluaran, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan masyarakat terhadap program pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan dan kestabilan harga,” pungkasnya. (**)











