Muaraenim, sumselupdate.com – Pj Bupati Muaraenim H Henky Putrawan memimpin Gerakan Pangan Murah (GPM), Kamis (01/8/2024) di Kantor Kepala Desa Babatan, Kecamatan Semende Darat Laut. Dalam kunjungan perdananya ke Tanah Semende ‘Bumi Tunggu Tubang’ ini, Pj Bupati menyampaikan rasa gembiranya dapat bertatap muka dengan masyarakat sekaligus merasa kembali ke kampung halaman.
Didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muaraenim Hj Syamsiyah, PjbBupati menjelaskan bahwa GPM dan juga Operasi Pasar Murah (OPM) merupakan program unggulan Pemkab Muaraenim yang rutin diselenggarakan setiap minggu.
“Operasi pasar murah ini adalah program unggulan Pemkab Muaraenim rutin kita selenggarakan setiap minggu guna membantu perekonomian masyarakat dan mengendalikan inflasi daerah,” ungkapnya.
Kemudian, diakui Pj Bupati saat ini angka inflasi Kabupaten Muaraenim relatif baik, namun dirinya tetap menginstruksikan dinas terkait untuk tidak lengah dan terus mengawasi harga maupun ketersediaan komoditas pangan di pasaran.
“Guna mengantisipasi lonjakan permintaan bahan pangan, saya menegaskan bahwa Pemkab Muaraenim akan terus bekerja sama dengan pihak terkait, seperti halnya Perum Bulog Kantor Cabang Lahat untuk menambah suplai serta memastikan kelancaran tata niaga demi menjaga ketersediaan komoditas tetap aman sesuai permintaan pasar,” tegasnya.
Baca juga : Selisih Harga Rp4.000 di Pasar Murah Palembang, Ini Lokasi dan Tanggalnya
Kemudian, ia melanjutkan adapun bahan pangan murah yang telah disubsidi melalui APBD Kabupaten Muaraenim di GPM Desa Babatan ini, merupakan kebutuhan pokok masyarakat biasanya.
“Kita mensubsidi bahan pangan antara lain beras, telur, ikan nila, minyak sayur, cabai rawit, cabai merah dan kopi bubuk,” ujarnya.
Baca juga : Pasar Murah Kota Palembang: Kolaborasi Bersama, Kendalikan Inflasi
Terakhir, ia juga menerangkan bahwa dirinya masih memiliki garis keturunan Semende.
“Saya memiliki garis keturunan Semende bahwa kakeknya atau ayah dari ibu saya yang tinggal di Desa Sugihwaras, Kecamatan Panang Enim merupakan orang asli Semende,” pungkasnya. (**)











