Warga Panik, Semak Belukar Dekat Kantor PT Semen Baturaja Terbakar

Selasa, 7 Maret 2017
Petugas padam kebakaran saat memadamkan semak belukar yang terbakar.

Baturaja, Sumselupdate.com – Asap hitam menyelimuti halaman Kantor Proyek PT Semen Baturaja (SB) II. Sontak membuat masyarakat sekitar panik dan berhamburan mencari sumber asap yang diketahui berasal dari semak belukar yang terbakar, Selasa (7/3/2017).

Tak ingin kebakaran semakin membesar, warga sekitar melaporkan kejadian ini ke pemerintah setempat yang langsung ditindaklanjuti dengan menghubungi pihak berwenang.

Read More

Kemudian dua unit mobil pemadam kebakaran beserta puluhan personel PBK dibantu pihak BPBD OKU diterjunkan ke lokasi tersebut, namun sayangnya mobil damkar kesulitan mencapai lokasi karena banyak semak belukar yang menghalangi.

Berkat kesigapan para anggota BPBD OKU dan PBK yang bahu membahu menyingkirkan semak belukar, api dapat dikuasi dan dipadamkan.

Sementara pelaku pembakaran langsung ditahan pihak Babinsa dan Babinkantibmas Polres OKU yang menggambarkan bentuk kesigapan tim terpadu Karhutlah yang sedang melakukan simulasi dalam mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan.

Simulasi ini dilaksanakan setelah upacara apel siaga Karhutla sekaligus peringatan HUT Dinas Pemadam Kebakaran  ke 98 yang diikuti seluruh Kepala SKPD, Camat, Lurah dan Kades, pegawai PT SB dan seluruh tamu undangan lainnya.

“Kegiatan ini bertujuan menyatukan langkah tindakan antisipasi dalam mendeteksi sejak dini terjadinya Karhutla, baik itu karena alam atau pun kelalaian manusia,” kata Bupati OKU, Drs H Kuryana Aziz yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dikatakan Kuryana, sesuai arahan dan instruksi Presiden RI dan Gubernur Sumsel untuk menekan dan mencegah terjadinya Karhutla sehingga diharapkan tidak ada kejadian Karhutla 2017.

“Informasi BMKG untuk beberapa kedepan negara kita termasuk OKU akan menghadapi musim kemarau panjang dan cuaca panas ekstrem, untuk itu antisipasi sudah dilakukan sejak dini,” paparnya.

Kuryana juga meminta kepada perusahaan BUMN dan BUMS untuk menyediakan peralatan pemadam kebakaran baik dalam bentuk armada ataupun manual, serta meminta seluruh unsur untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi dalam memetakan wilayah yang dianggap rawan kebakaran.

“Mari sama-sama kita cegah sejak dini karhutlah ini, untuk para kades dan lurah diharapkan bisa menyampaikan kepada warga untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati OKU bersama unsur muspida menandatangani kesepakatan komitmen bersama untuk mencegah terjadinya Karhutlah. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts