Ungkap Kasus Pembunuhan, Mapolres OKU Kebanjiran Karangan Bunga

Minggu, 29 April 2018
Karangan bunga di depan Mapolres OKU.

Baturaja, Sumselupdate.com – Karangan bunga membanjiri depan Mapolres OKU pasca ungkap kasus pembunuhan Hermin Damayanti (51), istri mantan Manager PT Mitra Ogan Baturaja yang dilakukan jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres OKU.

Terpantau di lapangan, Minggu (29/4/2018), beberapa papan karangan bunga bererjejer rapi di depan pagar Mapolres OKU. Terlihat sebagian besar papan itu berasal dari karyawan PT Mitra Ogan.

Bacaan Lainnya

Tak lupa juga ucapan yang disampaikan melalui media sosial seperti Facebook dan Whatsaap. Salah satu diantaranya berisi tulisan, Selamat dan Sukses Kepada Sat Reskrim Polres OKU, atas terungkapnya pembunuhan Ibu Hermin Widayati. Tertulis juga di bagian papan karangan bunga Pengurus Staf Karyawan dan Anggota KUD Mitra Sejahtera.

“Karena kasus tersebut tergolong sadis dan meresahkan masyarakat OKU. Sampai malam ini sudah mulai banyak papan bunga dari berbagai golongan masyarakat,” ucap Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan SKom saat dihubungi Sumselupdate.com, malam ini.

Alex mengucapkan terima kasih. Ia menilai ini bentuk masyarakat sangat antusias terhadap terungkapnya kasus pembunuhan beberapa waktu lalu tersebut. karena masyarakat menilai pembunuhan tersebut adalah sangat sadis.

Sebelumnya, lasus pembunuhan terhadap Hermin Damayanti, warga Desa Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur yang ditemukan tewas di dalam rumahnya beberapa waktu lalu akhirnya diungkap pihak Polres Ogan Komering Ulu (OKU).

Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres OKU pimpinan AKP Alex Andriyan SKom, berhasil menangkap diduga pelaku, Sabtu (28/4) malam.

Hari ini Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari didampingi AKP Alex menghadirkan tersangka berinisial RS (57) yang ditangkap di Lampung. “Tersangka menyulitkan petugas saat dilakukan penangkapan. Akhirnya kita beri tindakan tegas dan terukur,” terang AKBP Widayana.

Dalam ekspose tangkapan kasus menonjol dan menjadi atensi Polda Sumsel tersebut untuk bisa diungkap secepatnya, polisi membeberkan sejumlah barang bukti.

Diantaranya barang bukti yang didapat dari olah tempat perkara (TKP). Seperti pakaian korban, perhiasan emas, asbak rokok, gayung, dan lainnya. Lalu ada pula barang bukti yang disita dari pelaku berupa baju yang masih ada bercak darah, fotocopy buku pramuka, kunci pipa, HP, dan motor yang dikenakan saat ke rumah korban.

“Motifnya dendam karena korban tidak mau meminjamkan uang kepada pelaku. Pelaku sengaja mendatangi korban dengan membawa sejumlah peralatan untuk menghabisi nyawa korban,” tegasnya. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.