Tunggu Calon Istri di Ampera Skate Park, Herianto Ditodong Hilang Kehilangan Uang Rp1 Juta

Writer: - Kamis, 25 Juli 2024
Herianto saat melapor ke petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, pada Kamis (25/7/2024).

Palembang, Sumselupdate.com – Malang yang dialami Herianto (36), warga Kecamatan Kertapati Palembang ini. Dia harus kehilangan uang sebesar Rp1 juta usai ditodong orang tak dikenal menggunakan senjata tajam.

Aksi penodongan itu kemudian dilaporkan oleh pria yang berprofesi sebagai buruh bangunan ini ke petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, pada Kamis (25/7/2024).

Read More

Menurut Herianto, peristiwa yang dialaminya itu terjadi pada Rabu (24/7/2024) siang, di mana ketika itu dirinya duduk di seputaran Ampera Skate Park, karena menunggu calon istri berbelanja di Pasar 16 Ilir.

“Saya sedang menemani calon istri berbelanja di Pasar 16 Ilir. Lalu saya menunggu di Ampera Skate Park, tidak lama datang terlapor mendekati saya. Dia bertanya apakah membawa dompet dan KTP,  lalu saya jawab tidak memiliki uang,” jelas Herianto diwawancarai usai membuat laporan polisi di Polrestabes Palembang.

Diakui korban, saat itu terlapor tidak percaya dan memaksa untuk melihat dompetnya.

“Akhirnya saya terpaksa mengaku punya uang Rp20 ribu, tetapi terlapor ini mendesak terus meminta dompet saya. Bahkan dia juga mengaku membawa senjata tajam,” ungkapnya.

Karena merasa takut setelah mendengar ancaman terlapor, lanjut Herianto, dirinya pun dengan terpaksa memberikan dompet kepada terlapor, yang berisikan uang tunai sebesar Rp1 juta.

“Isi dompet itu ada uang tunai Rp1 juta dan diambil oleh terlapor semua, hanya disisakan Rp20 ribu saja. Kemudian terlapor langsung kabur meninggalkan lokasi. Saya berharap usai buat laporan polisi ini, terlapor bisa segera ditangkap, itu uang hasil jerih payah saya bekerja kuli angkut karet,” tutupnya.

Sementara itu, laporan korban sudah diterima anggota piket SPKT Polrestabes Palembang atas tindak pidana Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan. Selanjutnya, laporan ini diteruskan ke Satreskrim untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts