Muaraenim, Sumselupdate.com – Jalan PT Pertamina Geothermal Energy (PT PGE) yang berlokasi di Desa Penindaian, Kecamatan Semende Darat Laut, Kabupaten Muaraenim menelan korban. Korban tewas mengelami kecelakaan setelah warungnya ditabrak mobil truk molen proyek PT PGE yang dikemudikan Robert Hutasoid (50), warga Sumatera Utara di pinggir jalan tersebut.
Peristiwa kecelakaan itu terjadi di jalan menurun tebing milik perusahaan pembangkit listrik tenaga panas bumi tersebut, Sabtu (17/11) sekitar pukul 09.30 WIB. Korban diketahui bernama Herafika Handayani (32), warga Desa Penindaian, Kecamatan Semende Darat Laut, Kabupaten Muaraenim.
Saat kejadian itu korban yang kesehariannya sebagai pedagang warung ini mengalami luka pada bagian kepala, muka sebelah kiri penyok, dari hidung dan telinga mengeluarkan darah segar, luka robek di payudara. Sedangkan Robert Hutasoid (50), sopir truk molen B 9576 NQ mengalami patah tulang paha kanan, kaki kiri serta masih medapatkan perawatan di rumah sakit.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian itu bermula dari mobil tersebut saran muatan semen adukan sebanyak 1,5 M3, yang hendak digunakan untuk mengecor proyek pembangkit listrik pada lokasi cluster B. Namun ketika sampai di lokasi jalan turunan tebing tidak jauh dari warung korban, mobil tersebut diduga remnya mengalami blong.
Sehingga mobil tersebut mengalami hilang kendali dan menabrak warung milik korban. Saat itu korban tengah berada di dalam warungnya, sehingga ikut tertabrak mobil tersebut. Selain menabrak warung, mobil itu juga terjun ke dalam jurang yang berada dipinggir jalan itu sedalam sekitar 6 meter. Saat kejadian, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Pulau Panggung namun nyawanya tidak tertolong lagi.
Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwoni melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, Minggu (18/11/2018) membenarkan kejadian itu. “Saat ini kasusnya telah ditangani Polsek Semende,” jelasnya. (azw)











