Truk Dilarang Melintas Jalan Umum Selama Arus Mudik

Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Selatan Nasrun Umar

Palembang, Sumselupdate.com – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Sumatera Selatan akan memberi sanksi tegas dan melarang keras truk angkutan barang, selain angkutan sembako melintas di wilayah jalan umum demi menghindari kemacetan.

Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Selatan, H Nasrun Umar, Senin (4/7) mengatakan, pihaknya sudah memberikan sosialisasi terkait larangan tersebut. Sehingga mulai lima hari menjelang (H-5) Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 6 Juli 2016, semua kendaraan angkutan barang selain sembako dilarang melintas di jalan umum.

Bacaan Lainnya

“Ini untuk kelancaran arus mudik Lebaran 2016, mulai H-5 semua truk barang tidak dizinkan lagi melintas di Jalur Lintas Sumatera dalam wilayah provinsi ini hingga H+3,” tegasnya.

Disebutkannya, untuk menegakkan larangan keras bagi truk barang tersebut, pihaknya menginstruksikan kepada petugas untuk menjaga ketat pintu-pintu masuk Jalan Lintas Sumatera mulai dari perbatasan Sumsel dengan Lampung hingga Jambi.

Jika masih juga ada truk barang yang mencoba melintas, padahal sudah ada larangan, maka pihaknya akan ada tindakan tegas sesuai dengan aturan lalu lintas dan menahan truk hingga ketentuan larangan melintas itu berakhir.

“Kita harapkan dengan tidak ada truk yang melintas maka diharapkan jalur mudik Lebaran di wilayah provinsi Sumsel bisa berjalan aman, dan lancar,” katanya.

Dia menjelaskan, selain melarang keras truk angkutan barang melintas, pihaknya juga menyiapkan sejumlah tempat istirahat bagi pemudik yang akan beristirahat di sepanjang jalan lintas Sumatera dalam wilayah provinsi Sumsel.

“Kita juga siapkan tempat istirahat di jembatan timbang yang ada di perbatasan wilayah Sumsel dengan Jambi dan Lampung serta di sejumlah titik jalan lintas Sumatera dalam provinsi,” pungkasnya. (adi)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.