Tolong!!! Balita di Posko Penampungan Banjir Garut Butuh Popok & Baju Ganti

Banjir bandang Garut. (kompas.com)

Garut, Sumselupdate.com – Lokasi penampungan korban banjir bandang Garut di Posko Cimacan disesaki oleh pengungsi. Area penampungan terlihat sempit oleh parkiran kendaraan dan tenda tempat menyimpan bantuan logistik makanan.

Di bagian belakang, terlihat tumpukan dus yang berisi makanan dan minuman. Ada juga baju bekas hasil sumbangan para donatur.

Bacaan Lainnya

Di lokasi ini menampung pengungsi sebanyak 230 jiwa yang terdiri dari 53 kepala keluarga. Tak hanya orang dewasa dan anak-anak, di sini juga banyak balita.

“Kalau balita itu jumlahnya ada 60 jiwa usianya ada yang 20 hari sampai 5 tahun,” ujar salah satu petugas penjaga Posko Cimacan, Aiptu Ade Hendrawan dilansir dari detik.com, Minggu (25/9/2016).

Ade mengatakan bantuan dari relawan dan donatur cukup melimpah. Namun ada beberapa yang masih kurang, seperti misalnya perlengkapan bayi dan obat-obatan.

“Di sini banyak bayi tapi untuk perlengkapan bayi seperti baju salin, sarung tangan bayi, jaket bayi pokoknya semua peralatan bayi masih kurang,” katanya.

Kondisi penampungan yang rawan dengan penyakit membuat banyak balita mengalami gatal dan batuk. Seperti yang dialami oleh bayi Endah yang baru berusia 5 bulan.

Orang tua Endah, Yani (46) mengeluh kalau anaknya sedang sakit batuk, namun sayangnya obat untuk bayi tidak tersedia di posko tersebut.

“Ini lagi sakit mau minta obat nggak ada. Ini lagi batuk-batuk dari hari pertama di sini,” kata dia.

Hari ini merupakan hari kelima Yani bersama anaknya tinggal di tempat penampungan. Dia berharap bantuan yang datang selanjutnya adalah perlengkapan dan kebutuhan bayi.

“Makanan bayi ada, kalau popok bayi kadang-kadang kebagian, kadang enggak. Baju bayi juga tidak ada, apalagi kan di sini mah banyak yang punya anak bayi,” lanjutnya.

“Di sini banyak anak-anak yang masih sekolah ada bayi juga, ya semoga ada bantuan buat anak-anak supaya bisa sekolah. Terus yang bayi bisa ada bantuan tempat yang layak biar sehat,” tambah Yani.(pto)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.