Tim PON Catur Kilat Mix Sumsel Gagal Sumbang Medali

Pecatur Sumsel raih medali perak

Palembang, Sumselupdate.com – Harapan untuk menambah medali di nomor catur kilat mix (campuran putra-putri) bagi kontingen Sumatera Selatan sepertinya kandas. Pasalnya, Kasmiran dkk harus finis di urutan ke enam setelah bersaing sengit dengan tuan rumah, DKI dan Kaltim, di Hotel Safoy kota Bandung, Jumat (16/9/2016)

Menurut Sekretaris Umum Pengprov Percasi, Mursili Cik Aman, dalam perebutan medali di nomor catur kilat mix, Sumsel harus menyerah. Konsentrasi Kasimira dkk, dikatakan Mursili sedikit buyar sehingga tidak bisa menampilkan permainan terbaik.

Bacaan Lainnya

“Maafkan kami, kami belum bisa berbuat banyak hari ini. Jadi yang menjadi juara dari Jabar (emas), DKI (perak), Kaltim (perunggu). Disusul, Jatim, Bali lalu Sumsel,” ujarnya.

Namun demikian, dukungan masyarakat masih sangat ia butuhkan. Lantaran, semua atletnya akan turun di catur cepat hari ini. “Besok (Sabtu-red) semua akan turun. Doakan kami, doakan Alivia dkk untuk meraih hasil terbaik. Karena kita juga berpeluang menambah medali,”terangnya.

Sumatera Selatan meraih medali pertama dari cabang olahraga catur. Meskipun belum bisa meraih emas, namun hasil yang ditorehkan tim catur kilat putri Sumsel sangat memuaskan. Pasalnya, Alivia, Nyimas Sena, Nyimas Seta, Xena Lorens, hanya terpaut satu poin dengan DKI Jakarta yang meraih medali emas 14-15.

Seperti diketahui, catur menjadi cabor pertama meraih medali untuk Sumsel. Bermain di Hotel Safoy Kota Bandung, Kamis (15/9/2016) malam dipastikan meraih medali perak setelah kelimanya berhasil mempecundangi tim tuan rumah yang harus puas di posisi ketiga dengan meraih perunggu. Sementara medali emas diraih oleh DKI Jakarta.

“Alhamdulillah, kita berhasil meraih perak. Ini adalah hasil dari Akademi Catur Sumatera Selatan karena kelima putri daerah adalah pertama kali main,” ujar Mursili. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.