Tiga Hari Tenggelam, Jasad Bocah Empat Tahun di OKU Akhirnya Ditemukan

Proses evakuasi bocah tenggelam atas nama Raka Alfairus (4) di Sungai Ogan, OKU Minggu (14/2/2021) petang.

Laporan: Armiziwadi

Baturaja, Sumselupdate.com – Setelah tiga hari hanyut tenggelam di Sungai Ogan, jasad Raka Alfairus (4), akhirnya ditemukan, Selasa (16/2/2021) pukul 09.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Mayat bocah berjenis kelamin laki-laki yang tinggal di Jalan Sultan Mahmud Badarudin, Kelurahan Kemalaraja, Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan ditemukan oleh petugas tim Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan dibantu masyarakat.

Korban sendiri diketahui hanyut dibawa arus Sungai Ogan Minggu ( 14/2/2021) petang.

Kadin BPBD OKU, Amzar Kristofa, SIP, Msi, melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan A Fifan Trisandi mengatakan, pihaknya bersama tim melakukan pencarian sejak dikabarkan korban terbawa arus sungai tepatnya pada Minggu petang.

“Pencarian ini memang banyak kendala yang kita hadapi. Pertama, arus sungai memang lagi deras karena sungai lagi pasang, dan juga sejak kejadian memang hujan selalu turun, namun pencarian tetap kita lakukan dari pagi hingga malam hari dengan menerjunkan tiga puluh orang personel,” terangnya.

Selain itu, lanjut Fifan, pihaknya menggunakan perahu karet sebanyak empat unit.

“Dua dari kita dan duanya dari Basarnas ditambah lagi dengan alat penyelam dengan menggunakan oksigen, pagi ini korban dapat ditemukan di Desa Terusan sekitar satu kilometer dari tempat kejadian,” urainya.

Dikatakannya, pertama kali menemukan jasad korban yakni warga Desa Terusan yang sedang mencari ikan dengan menggunakan lenggian (alat menangkap ikan-red).

“Kita yang sedang melakukan pencarian mendapatkan informasi dari warga kalau korban berada di Desa Terusan dan kebetulan tim kita tidak jauh dari tempat di mana korban ditemukan. Mendapat kabar tersebut tim langsung menuju TKP dan mengevakuasi korban ke darat,” katanya.

Korban ditemukan oleh warga tersebut saat korban sedang mengambang dibawa arus sungai.

“Korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” jelas Fifan.

Jasad Raka Alfairus (4) saat disemayamkan di rumah duka.

Seperti diberitakan sebelumnya, bocah laki-laki atas nama Raka Alfairus (4), warga di Jalan Sultan Mahmud Badarudin, Kelurahan Kemalaraja Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan hanyut tenggelam terbawa derasnya arus Sungai Ogan.

Peristiwa tragis ini terjadi saat korban bermain bersama temannya SF (7), warga Jalan Dr M Hatta, Lorong Duku, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, OKU, di tangga pinggir sungai yang merupakan tempat biasa digunakan warga untuk mandi dan mencuci.

Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga melalui Kasubag Humas Polres OKU AKP Mardinursal mengatakan, korban bersama SF bermain di pinggir sungai dengan membawa mainan.

Nah, saat asyik bercengkerama, mainan korban dan SF terjatuh ke sungai. Melihat itu, keduanya hendak mengambil mainan tersebut.

Sialnya, saat turun untuk mengambil mainan, korban terjatuh. Meski sempat berpegangan dengan daun pisang, tubuh mungil korban terbawa derasnya arus Sungai Ogan.

SF sempat menarik tangan korban, namun tidak berhasil karena korban terbawa arus yang cukup deras karena memang Sungai Ogan kemarin sore tengah pasang.

Melihat kejadian itu, SF selanjutnya kembali ke rumah untuk memberitahu kepada orang tua korban bahwa korban telah terbawa oleh arus sungai.

Mendapat informasi tersebut, ibu korban terkejut dan mendadak histeris. Ibu korban bergegas ke lokasi.

Begitu tiba tempat kejadian perkara, benar saja, korban tidak ditemukan dan hanya sandal korban yang masih berada di pinggir sungai.

Warga mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pencarian dan meminta bantuan BNPB OKU.

Namun pencarian akhirnya diputuskan untuk dihentikan lantaran cuaca mulai gelap dan hujan gerimis yang mengganggu pandangan mata dari Tim BNBP. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.