Palembang, Sumselupdate.com – Wali Kota Palembang H. Ratu Dewa membuka langsung perlombaan olahraga tradisional yang digelar Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Palembang di Halaman Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1.343 dan diikuti ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta perwakilan 18 kecamatan se-Kota Palembang.
Ketua KORMI Palembang, Zulfikar Muharrami, mengatakan perlombaan ini bertujuan melestarikan olahraga dan permainan tradisional yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat.
Menurutnya, momentum Hari Jadi Kota Palembang dimanfaatkan untuk memperkenalkan kembali berbagai permainan tradisional kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Ini kali kedua KORMI bersama Pemerintah Kota Palembang menggelar perlombaan olahraga tradisional bagi seluruh ASN. Harapannya, olahraga tradisional tetap lestari sekaligus memperkuat silaturahmi dan kebersamaan di lingkungan Pemerintah Kota Palembang,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengapresiasi inisiatif KORMI yang dinilai mampu menghadirkan suasana kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antarsesama ASN.
Menurutnya, perayaan hari jadi kota tertua di Indonesia tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga perlu menjadi momentum pelestarian budaya daerah.
“Kegiatan ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan menjadi wadah mempererat kebersamaan, kekompakan, dan semangat persaudaraan antar-ASN di lingkungan Pemerintah Kota Palembang. Selamat bertanding dan selamat melestarikan budaya permainan tradisional,” kata Ratu Dewa.
Dalam perlombaan tersebut, peserta bertanding pada lima kategori permainan tradisional, yakni panco, gebuk bantal, baliak, enggrang, serta hadang-hadangan atau halang rintang.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan dapat membangkitkan kembali minat masyarakat terhadap olahraga tradisional yang mulai jarang dimainkan di tengah perkembangan era digital.
(**)











