Terlilit Utang Kreditan Motor, Penyadap Karet Jadi Kurir Senpira

Tersangka kurir senpira diamankan di Mapolda Sumsel, Jumat (5/8)

Palembang, Sumselupdate.com -Gara-gara terlilit utang kreditan sepeda motor yang dibelinya, Aswandi (26) nekat menjadi kurir senjata api rakitan (Senpira). Bahkan, kaki kanannya terpaksa ditembak polisi karena berusaha kabur saat tepergok membawa pistol itu.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai penyadap karet ini berhasil ditangkap saat sedang mengantar senpira beserta satu butir peluru di Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, Kamis (5/8) sore.

“Saya kerja nyadap karet. Banyak utang bayar kredit motor, makanya terima disuruh antar senpi rakitan,” kata warga Desa Lebong Batang, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten OKI di Mapolda Sumsel, Jumat (5/8).

Menurut dia, dirinya diupah Rp500 ribu dari seseorang yang dikirim melalui rekening miliknya. Seperti sudah diketahui keberadaannya, tersangka dicegat petugas dalam perjalanan dari kampungnya menuju Palembang.

Sementara itu, Kasubdit III Direskrimum Polda Sumsel AKBP Hans Rahmatullah mengungkapkan, dari pemeriksaan sementara tersangka terlibat dalam jual beli senpi ilegal. Namun, pihaknya masih menyelidiki kemungkinan lain seperti keterlibatan tersangka dalam aksi tindak pidana.

“Sementara jual beli senpi. Kita kenakan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman di atas sepuluh tahun penjara,” pungkas dia. (man)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.