Terima Suap dari Pengusaha, Anggota DPD Dicokok KPK

Gedung KPK

Jakarta, Sumselupdate.com  – KPK kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Jika dua pekan lalu Bupati Banyuasin, Sumatera Selatan Yan Anton Ferdian ditangkap di rumah dinasnya lantaran menerima dugaan suap kasus di Dinas Pendidikan Banyuasin.

Kini, KPK menangkap seorang anggota DPD. Anggota DPD itu ditangkap saat menerima suap terkait pemulusan sebuah proyek di daerah.

Bacaan Lainnya

Informasi yang didapat detikcom dari sumber di KPK, Sabtu (16/9/2016), penangkapan dilakukan di sebuah tempat di Jakarta semalam. Anggota DPD itu tengah menerima suap dari seorang pengusaha.

Saat melakukan penangkapan, penyidik KPK mengamankan uang yang kini masih dihitung jumlah totalnya. Uang itu diduga adalah uang suap untuk memuluskan proyek di salah satu daerah.

Ketua KPK Agus Raharjo membenarkan penyidiknya telah menangkap seorang anggota DPD. Namun, Agus belum mau menyebutkan identitas anggota DPD yang ditangkap.

“Tolong ditunggu koferensi pers nanti, Insya Allah siang atau sore di gedung KPK,” kata Agus.

Agus tak mau memberikan keterangan lebih jauh soal penangkapan itu. Dia meminta agar publik menunggu proses yang berjalan di KPK.

Saat ini, anggota DPD yang ditangkap KPK memang tengah menjalani pemeriksaan intensif. KPK punya waktu 1×24 jam untuk menentukan status anggota DPD itu.

Anggota DPD itu ditangkap semalam di sebuah tempat di Jakarta saat menerima uang suap. Uang suap diberikan seorang pengusaha, diduga untuk memuluskan sebuah proyek di daerah.

Terkait penangkapan ini, Pimpinan DPD kini sedang mengkonfirmasi kabar tersebut.

“Ya saya dapat informasi itu. Saya konfirmasi ke KPK tapi belum mendapat kabar,” kata Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad saat dihubungi, hari ini.

Farouk juga meminta Sekjen DPD untuk mengecek keberadaan anggotanya. Dia masih menunggu kabar.

“Saya masih cek juga. Lagi dicek semuanya,” ucapnya.

Ketua DPD Irman Gusman sudah dihubungi, tapi belum merespons. (hyd)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.