Syamsudin yang Tewas Ditabrak Pajero Sport, Ternyata Sudah 9 Tahun Tinggal di Dalam Becaknya

Abu Bakar (kanan), kakak kandung dari mendiang Syamsudin saat diwawancara wartawan Sumselupdate.com di kediamannya, Jumat (17/12/2021) sore.

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Kematian Syamsudin (58) penarik becak yang tewas ditabrak mobil Mitsubhisi Pajero Sport di Jalan KH Ahmad Dahlan, Talang Semut Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan pada Kamis (16/12/2021) pukul 10.15 WIB lalu, meninggalkan duka mendalam dan cerita tersendiri bagi orang terdekatnya.

Read More

Abu Bakar (61) kakak kandung dari Syamsudin menuturkan jika mediang adiknya itu sudah sembilan tahun lebih tinggal dan hidup sendiri di dalam becaknya.

Pada tahun 2012 silam, Abu Bakar menuturkan selama empat bulan adiknya itu pernah ikut tinggal di rumahnya yang terletak di Jalan Aiptu Wahab, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang.

Namun setelah empat bulan tinggal dengan Abu Bakar, korban Syamsudin memutuskan untuk mandiri dan tinggal di dalam becaknya.

“Tinggal di becaknyo pas idak samo dengan aku lagi tigo sampe empat bulanan di tahun 2012. Sudah sembilan tahunan dio tinggal di situ,” tuturnya.

Kediaman Abu Bakar, kakak kandung dari mendiang Syamsudin di Jalan Aiptu Wahab, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang.

Abu Bakar yang ditemui Sumselupdate.com, Jumat (17/12/2021) sore tadi menuturkan, sehari sebelum peristiwa tragis menimpa adik kandungnya itu, dirinya memiliki firasat buruk.

“Semalem sebelum kejadian aku ngobrol dengan kawan aku. Curhat ngomongi dio (Syamsudin –red) kalu aku mati siapo nak ngurusnyo. Selamo ini aku yang ngurus dio. Tapi kalu dak katek aku siapo yang nak ngurus dio,” ujarnya.

Dikatakan Abu Bakar, jika almarhum Syamsudin statusnya belum berkerluarga dan telah 20 tahun bekerja sebagai penarik becak.

Sebagaimana diketahui, lakalantas yang melibatkan mobil Mitsubishi Pajero Sport nopol BG 1525 RR yang menabrak dua becak motor (bentor) dan satu buah becak di Jalan KH Ahmad Dahlan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumsel yang terjadi pada Kamis (16/12/2021) sekitar pukul 10.15 WIB, menyebabkan satu orang tewas di lokasi kejadian dengan luka serius di bagian kepala dan tiga orang luka-luka.

Lakalantas maut ini menurut Kasat Lantas Palembang, Kompol Irwan Andeta, pengemudi mobil Pajero Sport M Fajri (37), diduga hilang konsentrasi saat mengemudi.

M Fajri, pengemudi mobil Mitshubhisi Pajero Sport.

Dugaan aparat kepolisian ini senada dikemukakan saksi mata di lokasi kejadian. Jika mobil Pajero Sport itu melaju dari arah Jalan Kapten A Rivai Palembang.

Kemudian, di persimpangan lampu merah, mobil tersebut masuk ke ruas Jalan KH Ahmad Dahlan Palembang dengan kecepatan tinggi dan oleng.

“Mobil itu sudah oleng dan sempat menaiki trotoar jalan sebelum numbur (menabrak –red) bentor dan becak,” kata seorang warga di lokasi kejadian kepada Sumselupdate.com.

Kompol Irwan Andeta mengatakan, meski pengemudi Pajero Sport terbukti tidak mengonsumsi narkoba dan alkohol, pihaknya telah menetapkannya sebagai tersangka.

M Fajri dijerat Pasal 310 ayat (4) Undang Undang tahun 2009 tentang Lalu Lintas dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp12 juta rupiah. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.