SFC U-18 Cup: PS Bank Sumsel Cukur Gumarang FC 13-1

Laga PS Bank Sumsel lawan Gumarang FC

Palembang, Sumselupdate.com — PS Bank Sumsel Babel masuk final pada Turnamen Sepakbola Sriwijaya FC U-18. Pada laga semifinal PS Bank Sumsel Babel tampil digdaya dengan mencukur Gumarang FC dengan skor telak 13-1.

Pada pertandingan di stadion Bumi Sriwijaya, Sabtu (1/2/2020) sore tersebut PS Bank Sumsel Babel tampil menekan sejak peluit awal dibunyikan.

Bacaan Lainnya

Tak butuh waktu lama sembilan menit laga berjalan striker PS Bank Sumsel Babel, Rizky Armando sudah mencatatkan namanya di papan skor.

Bahkan enam menit kemudian penjaga gawang Gumarang FC Adam bagus melakukan gol bunuh diri. Terus menekan pertahanan Gumarang FC Rizky Armando penyerang PS Bank Sumsel Babel nomor punggung 20 ini berhasil menambahkan tiga gol di pertandingan kali ini. Masing-masing di menit 28, 39 dan 41. Skor 4-0 menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua PS Bank Sumsel Babel masih tampil menyerang. Memasuki menit ke 51 dan 62, Mashudja, pemain bernomor punggung 21 kembali membuat Adam Bagus memungut bola dari gawangnya. Sempat memiliki harapan pada menit 65 saat Yudha Pratama mencetak gol untuk Gumarang FC, Namun Mashudja menciptakan hattrick.

PS Bank Sumsel Babel kembali mencetak gol pada menit ke 78 melalui M. Akbar, Sandi Kurniawan 2 gol menit 80 dan 82, setelah itu miftahul Huda 2 gol menit 85 dan 86. Skor 13-1 menutup babak kedua dan memastikan PS Bank Sumsel Babel ke final melawan Oku Timur.

Pelatih Bank Sumsel Babel Syamsul mengatakan, performa anak-anak setelah jeda dua minggu jauh lebih baik. Dan anak asuhnya siap menghadapi partai puncak hari ini.

“Persiapan untuk ke final sudah kami siapkan, Alhamdulillah anak-anak sudah saya rotasi, karena besok pertandingan terakhir harus habis-habisan, karena kalau udah sampai final harus diselesaikan,”ujarpelatih tim Suratin PS Palembang U-17 ini.

Sementara itu Melky, Pelatih Gumarang FC usai pertandingan mmengatakan performa anak didiknya pada pertandingan kali ini dinilai kurang maksimal. “ngedrop banget karena banyak pemain yang tidak bisa terjun karena ada yang pengukuhan pramuka, atau yang lain-lain dari sekolah, jadi hampir lapis kedua. Kendala yang dialami sebenarya tidak ada, tapi pemain yang tidak full team seperti minggu kemarin,” ujar dia.(tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.