Palembang, Sumselupdate.com – Delapan pemain SMA N 22 Palembang lolos seleksi Sriwijaya FC U-18, audisi tahap awal.
Artinya ada seleksi tahap berikutnya. Delapan pemain tersebut satu posisi penjaga gawang. Yaitu Ade Hermansyah. Pemain bernomor punggung 20 ini memang bermain cukup apik saat SMA N 22 berhadapan dengan PS Bank SumselBabel meski akhirnya kalah 0-2.
Kemudian ada dua pemain belakang. Yaitu Wardana Jaka dan Dionisius Eka S.
Selain itu ada tiga pemain tengah. Ketiganya adalah, Firmansyah, Wahyudi dan Habib Sumayo. Khusus untuk Wahyudi meski masih berusia 17 tahun tapi tahun lalu dia sudah menjadi andalan tim Porprov Palembang. Bahkan gelandang yang memiliki kaki kidal ini menjadi pemain termuda yang mencetak gol di ajang Porprov Sumsel 2019 di Prabumulih, 8-20 November 2019.
Kemudian dua pemain depan SMA N 22 Palembang juga lolos seleksi tahap awal. Keduanya adalah Julia Armada dan Algi Fahri.
“Kita bersyukur ada delapan pemain lolos seleksi tahap awal. Kita berharap anak-anak bisa berlatih lebih giat lagi hingga menembus skuat utama Sriwijaya FC U-18 nantinya,” ujar Yoyon Supriyono Pelatih Kepala SMA N 22 Palembang ini.
Sementara itu, PS OKU Timur U-18 berhasil mendelegasikan sebelas pemain lolos seleksi Sriwijaya FC U-18. Itu lumrah mengingat PS OKU Timur merupakan kontestan finalis.
Meski akhirnya pada partai puncak PS OKU Timur dipaksa menyerah PS Bank SumselBabel 1-2. Sebelas pemain PS OKU Timur yang berhasil menembus seleksi tahap awal 70 besar adalah satu posisi penjaga gawang. Yaitu sahrul Adriansyah.
Kemudian tiga pemain belakang. Masing-masing M Toton Ali F, Andre Hermanda, dan Faskal. Kemudian posisi tengah ada empat. Meliputi Tegar Widianto, Febby Aditya, Deni Pangestu serta Candra.
Kemudian posisi depan ada M Rivaldo dan Abdul Goni. Pelatih PS OKU Timur mengatakan dengan dibukanya event SFC Championship U-18 yang sekaligus bermuatan seleksi pemain untuk tim Elite Pro Academy dia bersyukur.
“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan event tersebut. Lebih berterima kasih lagi ketika ada 11 pemain asal klub OKU Timur yang terpilih oleh tim talent pada turnamen ini,” ujarnya.
Joko sebagai pelatih kepala di tim ini akan segera memberikan motivasi yg lebih baik lagi untuk 11 pemain yang terpilih agar bisa menjaga performa dan kwalitas. “Individualnya, semoga OKU timur bisa menyumbang pemain dalam skuad SFC elite pro academy U-20,” tutup dia.
Selain PS OKU Timur, ada lagi Fokus FC. Klub asal Kabupaten OKU Selatan berhasil meloloskan satu nama dalam seleksi 70 besar skuat Sriwijaya FC U-18. Dia adalah Janu Swandi.
Janu merupakan pemain berposisi sebagai penyerang. Dalam turnamen sepak bola U-18 Sriwijaya FC dia mengenakan jersey dengan nomor punggung 10.
“Dari OKU Selatan lolos satu pemain. Walaupun baru lolos seleksi 70 besar saya yakin bahwa ortu Janu akan sangat berbahagia mendengarnya,” ujar Joko Nugroho mantan pelatih tim Porprov OKU Selatan ini.
Menurut Joko, Janu adalah salah satu pemain OKU Selatan yang bertempat yinggal di Pulau Beringin, daerah terpencil. “Kalau dari Palembang sekitar 12 jam perjalanan,” kata dia.
Menurut Joko, Turnamen Sriwijaya FC U-18 ada kurang ada lebih. “Banyak juga yang mengatakan kekurangan namun kita tidak menyadari bahwa ketika kita buka kesempatan seleksi dan even seperti ini bisa membuka semak belukar dimana adanya pemain berbakat yang letaknya di dusun-dusun,” tambah dia.
Sambung Joko, beda dengan Elite Pro Academy U-16 musim lalu yang isinya hanya orang-orang kota. “Paling jauh Prabumulih,” tukas dia.
Hanya memberitahu dalam tahap awal manajemen Sriwijaya FC meloloskan 76 pemain hasil dari pada Turnamen Sriwijaya FC U-18. Dengan komposisi 6 penjaga gawang, 18 pemain belakang, 22 pemain tengah, dan 30 pemain depan.
Mereka akan dikerucutkan menjadi 20 sampai 24 pemain untuk masuk skuat utama Sriwijaya FC U-18 untuk mengikuti Liga 2 U-18. (tra)











