Sering Lakukan Pungli di Jalanan, Yusuf Diciduk Polisi

Pelaku pungli diamankan petugas.

PALI, Sumselupdate.com – Meski pernah diciduk sebelumnya dan diberikan pembinaan oleh pihak yang berwajib, namun tidak membuat M Yusuf (37) yang tinggal di Talang Bulang, Kecanatan Talang Ubi, kabupaten PALI ini jera untuk melakukan perbuatan yang sama yakni melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap mobil truk angkutan barang yang hendak masuk ke Pendopo.

Alhasil dirinya kembali diringkus Unit Reskrim Polsek Talang Ubi pimpinan Ipda M Arafah SH, Selasa (3/12) setelah petugas mendapat laporan dari korban Sucipto (53), sopir asal Bekasi.

Bacaan Lainnya

Bermula saat korban yang membawa truk bermuatan barang melintas dari Belimbing menuju Pendopo. Saat melintas di Desa Talang Bulang kendaraan korban dicegat pelaku, serta meminta uang secara paksa agar bisa melanjutkan perjalanan.

Kemudian korban memberikan uang sebesar Rp40.000 kepada pelaku. Namun pelaku terus meminta secara paksa tambahan Rp50.000, namun mobil korban langsung melanjutkan perjalanan.

Kemudian pelaku mengejar mobil tersebut dengan menggunakan sepeda motor dan sekitar 100 meter pelaku kembali memberhentikan mobil korban dengan cara mengadang dari arah depan.

Dengan adanya kejadian tersebut korban yang merasa dirugikan melapor ke Polsek Talang Ubi.

Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan, pelaku M Yusuf merupakan target operasi, dimana pelaku seminggu sebelumnya sering memberhentikan dan menyetop mobil truk barang yang melintas.

“Setelah mendapat informasi dari para sopir angkutan barang yang melintas, anggota melakukan penyelidikan dan memastikan kebenaran pelaku dan langsung mengamankan pelaku.” jelas Kapolsek melalui Kanit Reskrim Ipda M Arafah, Rabu (5/12/2018).

Ketika akan lakukan penangkapan, lanjut Arafah, pelaku sempat mencoba melarikan diri berlari ke arah perkebunan dan diduga pelaku memiliki komplotan yang sudah sangat sering membuat resah para sopir angkutan barang yang melintas.

“Sempat terjadi kejar-kejaran dan petugas berhasil meringkus pelaku. Pelaku diduga berkelompok, namun saat dilakukan penangkapan pelaku sendirian,” imbuhnya

Sementara itu tersangka mengaku bahwa dirinya sering memberhentikan mobil barang dan meminta sejumlah uang. “Sehari bisa dapat Rp100.000, satu mobil Rp10.000 – Rp40.000, dan biasanya ada teman yang lainnya.” akunya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.