Selain Digorok, Wajah Agus Juga Mengalami Luka Sayat

Jumat, 24 Februari 2017
Ilustrasi Pembunuhan

Palembang, Sumselupdate.com – Agus Gustiawan (38) yang menjadi korban pemenggalan kepala oleh pelaku Zumrowi (43) menjalani otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Jumat (24/7/2017).

Dokter Forensik Bhayangkara Palembang Kompol Mansyuri mengatakan hasil pemeriksaan luar, korban beberapa kali mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian wajah.

Read More

“Bagian leher yang paling parah hingga putus. Kemungkinan, korban itu dibacok beberapa kali di bagian leher hingga putus” ujar Mansyuri.

Selain itu, perbuatan sadis yang dilakukan Zuarowi berlangsung saat korban sedang terlelap tidur, terlihat dari lika yang dialami hanya di bagian atas, seperti wajah yang lukanya sangat parah dan ada puluhan luka lain dari benda tajam.

“Kalau di bagian tangan tidak ada, kemungkinan pembunuhan itu berlangsung saat korban tertidur,” terangnya.

Yang lebih mengejutkan, leher Gustiawan terpotong pada waktu korban sedang hidup. Itu terlihat dari bercak darah yang berhamburan di lokasi.” Diduga masih hidup saat leher korban dipenggal” katanya.

Sementara itu, Win Insani (47) kakak sepupu korban mengaku tetap melanjutkan kasus ini ke ranah hukum, pelaku diduga menderita gangguan jiwa.

“Sampai sekarang belum ada keterangan resmi jika dia itu gangguan jiwa. Siapa yang mau tanggung jawab kalau dia gangguan jiwa. Kami tidak yakin” kata Win.

Win sendiri sudah melaporkan kasus tersebut ke Polres Banyuasin. ” Keluarga pelaku hingga sekarang tidak ada itikad baik untuk menemui keluarga kami. Kami ingin kasus ini tetap berjalan” ujarnya.

Gustiawan sendiri mempunyai seorang istri dan satu anak serta jenazah korban akan dimakamkan di Dusun Karang Raja, Kabupaten Muaraenim. “Tiga hari sebelum kejadian, istri dan anaknya pulang ke Muaraenim. Memang sudah tiga tahun mengontrak di sana, karena korban kerja bangunan,” imbuhnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts