Palembang, Sumselupdate.com — Peristiwa mengerikan terjadi di Jalan Batu Jajar, Kecamatan Sukarami, Palembang, Jumat (28/8/2026) pagi. Seorang perempuan lanjut usia berinisial MR (86) meninggal dunia setelah mengalami luka bakar akibat disiram bensin oleh cucunya sendiri.
Dalam kejadian yang berlangsung sekitar pukul 06.50 WIB tersebut, anak korban, Katarina (51), juga ikut terbakar dan kini dalam kondisi kritis akibat luka bakar yang dideritanya.
Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, polisi menerima informasi setelah warga sekitar geger mendengar teriakan korban dan mengetahui adanya kebakaran di rumah tersebut.
“Benar peristiwanya kemarin. Terduga pelaku yang merupakan cucu korban menjalani observasi di Rumah Sakit Jiwa Ernaldi Bahar,” ujar Alex.
Terduga pelaku diketahui berinisial MRN (27). Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, MRN diduga tiba-tiba menyiramkan bensin kepada kedua korban yang sedang berada di dapur.
Saat kejadian, MR (86) yang menggunakan kursi roda tengah memasak untuk membuat sarapan. Korban berada di dapur bersama anaknya, Katarina (51).
Tiba-tiba, MRN diduga datang dan menyiramkan bensin ke arah kedua korban. Saat itu, korban MR sedang menggoreng makanan. Api kemudian menyambar tubuh korban hingga terbakar dan menjalar ke bagian dapur.
Katarina yang berada tidak jauh dari ibunya juga turut terkena kobaran api dan mengalami luka bakar serius.
“Kobaran api cukup membesar di bagian dapur,” kata Alex.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan setelah mendengar teriakan kedua korban. Petugas pemadam kebakaran kemudian datang ke lokasi dan berhasil memadamkan api yang membakar bagian belakang rumah.
“Sesampainya di TKP, personel piket mendapati satu rumah yang bagian belakangnya telah terbakar,” jelasnya.
Meski sempat mendapat penanganan, kondisi MR tidak tertolong. Perempuan berusia 86 tahun tersebut akhirnya meninggal dunia akibat luka bakar yang dideritanya.
Sementara itu, Katarina masih menjalani perawatan akibat luka bakar dan dilaporkan dalam kondisi kritis.
Terkait kondisi MRN, polisi menyebut terduga pelaku sedang menjalani observasi di Rumah Sakit Jiwa Ernaldi Bahar Palembang. Dari keterangan saksi, MRN disebut pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa tersebut.
“Keterangan saksi menyebut kalau pelaku pernah dirawat di RS Ernaldi Bahar Palembang,” ujar Alex.
Polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman terhadap kasus tersebut untuk mengetahui secara pasti kronologi serta motif di balik peristiwa penyiraman bensin yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka bakar serius.
(**)











