Bekasi, Sumselupdate.com — Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat mendapat apresiasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui penghargaan Financial Literacy Award.
Penghargaan tersebut diterima langsung Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang dalam sebuah kegiatan di Bekasi, Jumat (28/8/2026). Momentum tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI sekaligus Duta Literasi Sumsel, dr. Hj. Ratu Tenny Leriva, M.M.
Penghargaan Financial Literacy Award menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya Pemprov Sumsel dalam mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat. Salah satu program yang menjadi bagian dari upaya tersebut adalah program Sultan Muda.
Ratu Tenny Leriva menilai penghargaan dari OJK tersebut menjadi bukti bahwa berbagai program yang dijalankan Pemprov Sumsel untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai literasi keuangan mendapat perhatian dan apresiasi.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat mendapat perhatian dari OJK,” ujar Ratu Tenny.
Menurutnya, literasi keuangan memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang mampu mengambil keputusan keuangan secara tepat dan bertanggung jawab.
Hal tersebut dinilai semakin penting bagi generasi muda yang saat ini semakin dekat dengan berbagai layanan dan produk keuangan digital.
Karena itu, edukasi mengenai pengelolaan keuangan perlu terus diperkuat agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak hanya memahami produk dan layanan keuangan, tetapi juga mampu menggunakannya secara bijak.
Ratu Tenny yang juga dipercaya sebagai Duta Literasi Sumsel mengatakan, penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus memperluas edukasi dan sosialisasi literasi keuangan di Sumsel.
Ia menilai program Sultan Muda telah memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan memahami pentingnya pengelolaan keuangan.
“Penghargaan ini juga menunjukkan bahwa program yang dijalankan Pemprov Sumsel memberikan kontribusi positif dalam mendorong peningkatan literasi keuangan di masyarakat, khususnya generasi muda,” katanya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menyampaikan rasa syukur atas penghargaan Financial Literacy Award yang diterima Pemprov Sumsel.
Menurut Cik Ujang, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat berbagai program literasi keuangan di tengah masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memiliki komitmen yang kuat terhadap program literasi keuangan. Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat Sumsel, khususnya generasi muda, untuk terlibat dalam program Sultan Muda,” ujar Cik Ujang.
Ia menegaskan, peningkatan literasi keuangan menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian masyarakat. Dengan pemahaman keuangan yang baik, masyarakat diharapkan mampu mengelola pendapatan, menyusun perencanaan keuangan, serta mengambil keputusan finansial secara lebih bijak.
Cik Ujang juga menilai generasi muda perlu menjadi salah satu kelompok prioritas dalam penguatan literasi keuangan. Sebab, pemahaman yang ditanamkan sejak dini dapat menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa mendatang.
Pemprov Sumsel, kata dia, akan terus mendorong kolaborasi dan penguatan program yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan.
Penghargaan Financial Literacy Award tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan program literasi keuangan di Sumatera Selatan.
Dengan semakin meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan, Sumsel diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih cakap dalam mengambil keputusan finansial sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.











