Tebing Tinggi, Sumselupdate.com – Meski penyerapan dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) hanya berjumlah ratusan juta rupiah, namun Pemerintah Kabupaten Empat Lawang tetap menyiapkan Rp 10 miliar untuk tanggap bencana.
Kepala Bagian Administrasi, Ekonomi dan Pembangunan Setda Empat Lawang Marwan Efendi menjelaskan, meski realisasi dana BTT tidak sampai 1 persen, namun pihaknya tetap menganggarkan seperti tahun sebelumnya.
“Namanya tidak terduga, ya tidak bisa diprediksi, tapi kita berharap dana itu tidak terserap sama sekali, artinya Empat Lawang aman dari bencana,” tuturnya.
Selain itu, sambungnya, faktor kurang terserapnya anggaran BTT, antara lain sedikitnya bencana dan belum adanya penetapan status darurat bencana oleh Bupati. “Dalam pedoman penggunaan dana BTT memang harus ada status darurat yang ditetapkan kepala daerah,” ucapnya.
Marwan menjelaskan, adapun bencana yang bisa dianggarkan menggunakan dana BTT ada delapan item, sesuai Surat Edaran Mendagri Nomor 360/2903/15 tentang pedoman pendanaan tanggap darurat bencana yang bersumber dari belanja tidak terduga.
“Diantaranya pencarian dan penyelamatan korban, pertolongan darurat, evakuasi, air bersih dan sanitasi, pangan, sandang, pelayanan kesehatan serta pengungsian,” urainya.
Bahkan tambah Marwan, waktu penggunaan dana juga dibatasi sampai status keadaan darurat yang ditetapkan oleh bupati selesai. “Artinya tergantung besar kecil bencana yang terjadi,” tandasnya. (kms)











