Dua Warga Palestina Tewas Ditembak di Tepi Barat, Kementerian Kesehatan Sebut Korban Berusia 16 dan 19 Tahun

Writer: - Jumat, 4 September 2026
Seorang pengunjuk rasa Palestina melempar batu ke arah pasukan Israel saat bentrokan di Kafr Aqab di dekat kota Ramallah, Tepi Barat, pada 7 Oktober 2024. (Xinhua/Ayman Nobani)

Ramallah, Sumselupdate.com – Dua warga Palestina dilaporkan tewas setelah mengalami luka tembak dalam sebuah insiden di desa al-Mughayyir, sebelah utara Ramallah, Tepi Barat, pada Rabu (2/9/2026) malam waktu setempat.

Kementerian Kesehatan Palestina menyebut kedua warga tersebut meninggal dunia setelah mengalami luka akibat tembakan dalam insiden yang terjadi di wilayah tersebut.

Read More

Dalam pernyataannya, kementerian mengidentifikasi korban sebagai Omar Mohammad Naji al-Na’ssan (19) dan Khalil Rassem Khalil Shehadeh (16).

Sebelum laporan mengenai kematian keduanya, Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan tim medis mereka telah menangani dua orang yang mengalami luka tembak.

Kedua korban dilaporkan mengalami luka masing-masing di bagian leher dan punggung. Setelah mendapat penanganan awal, keduanya kemudian dibawa ke rumah sakit.

Kepala Dewan Desa al-Mughayyir, Amin Abu Alia, mengatakan kepada Xinhua bahwa sekelompok pemukim dan pasukan Israel memasuki pusat desa dan menyerang dua rumah.

Menurut Alia, dalam kejadian tersebut sejumlah domba juga dilaporkan dicuri.

Ia mengatakan situasi kemudian memanas ketika warga berusaha menghadapi para pemukim yang disebut mengambil domba milik warga.

“Ketika warga berusaha menghadapi para pemukim saat mereka mencuri domba, para penembak jitu melepaskan tembakan langsung ke arah mereka,” kata Alia, seperti dikutip Xinhua.

Menurut Alia, tembakan tersebut menyebabkan al-Na’ssan dan Shehadeh mengalami luka kritis. Keduanya kemudian meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Alia juga menyebut penembak jitu militer Israel mengambil posisi di sejumlah bangunan di kawasan tersebut.

Namun, hingga laporan ini dibuat, militer Israel belum memberikan komentar terkait insiden penembakan tersebut.

Informasi mengenai kronologi kejadian dan pihak yang bertanggung jawab dalam penembakan tersebut masih berdasarkan keterangan dari pihak-pihak Palestina yang dikutip Xinhua. Belum ada keterangan resmi dari militer Israel yang dapat memberikan perspektif berbeda mengenai insiden tersebut.

Insiden ini menambah ketegangan di Tepi Barat, wilayah yang dalam beberapa waktu terakhir terus menghadapi konflik dan kekerasan yang melibatkan warga Palestina, pasukan Israel, serta pemukim Israel.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts