Sekum KONI Sumsel: Pengurus Gemuk Bukan Penghalang Raih Prestasi

Pengurus KONI Sumsel Masa Bhakti 2020-2024 foto bersama usai dilantik, Minggu (26/1/2020)

Palembang, Sumselupdate.com – Pengurus KONI Sumsel masa bhakti 2020-2024 yang dilantik beberapa hari lalu jumlahnya cukup besar. Sejumlah kalangan pun menilai kepengurusan KONI Sumsel periode ini cukup gemuk. Meski demikian, jajaran pengurus KONI Sumsel tetap optimis gemuknya kepengurusan itu bukan penghalang untuk meraih prestasi olahraga daerah ini.

Menurut Sekretaris Umum (Sekum) KONI Sumsel Suparman Roman, besarnya komposisi kepengurusan KONI Sumsel justru harus diapresiasi dengan sikap dan pandangan optimis. Sebab, berbagai sumber daya manusia (SDM) dari berbagai elemen masyarakat yang cinta olahraga prestasi telah terakomodir di dalam kepengurusan ini.

Bacaan Lainnya

“Kita akui kepengurusan KONI Sumsel kali ini gemuk karena jumlahnya mencapai 200 orang, ditambah satgas yang jumlahnya 100 orang. Tapi yakinlah meski kepengurusan ini gemuk, namun sehat dan trengginas. Kepengurusan ini dianalogikan sebagai sebuah kapal kargo yang sarat muatan, yang akan berlayar melintasi samudera menuju pulau seberang yang dinamakan pulau prestasi”, ujar Suparman Roman, Kamis (30/1/2020).

Dalam pandangannya, dengan mengakomodir SDM dari berbagai kalangan dan latar belakang profesi diyakini akan memperkuat armada KONI Sumsel untuk mewujudkan visi-misinya. Semakin banyak yang ikut terlibat memikirkan kemajuan dan masa depan prestasi olahraga Sumsel, maka akan semakin cepat prestasi itu dapat kita capai.

“Yang paling penting kunci kesuksesan itu adalah terbangunnya komitmen, konsistensi  dan soliditas dalam kepengurusan,” tegas Suparman Roman.

Sosok yang berpengalaman sebagai Ketua KONI Kota Palembang ini lantas menyampaikan lima indikator yang dapat dijadikan acuan para pengurus agar KONI Sumsel ke depan sukses dalam meraih prestasi. Pertama, keberhasilan menjalankan amanat MUSORPROV. Kedua, keberhasilan meningkatkan target prestasi pada PON XX di Papua. Ketiga, berfungsinya seluruh perangkat  kepengurusan secara optimal dalam sebuah kerja tim yang saling bersinergi.

Indikator keempat adalah efektifnya anggaran program yang dilaksanakan dengan hasil yang optimal. Selanjutnya kelima, terjalinnya harmonisasi dalam organisasi KONI Sumsel.

“Jika lima indikator ini dapat dijaga dengan baik dan konsisten, maka kami berkeyakinan kapal besar KONI Sumsel akan mampu berlayar menghadapi berbagai terpaan ombak serta badai, dan dengan selamat akan tiba di dermaga tujuan, yakni dermaga prestasi,” pungkasnya. (shn)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.