Sapi Konvoi di Jalan, Pengendara Mesti Hati-Hati

Kawanan sapi melintas di jalan raya, tepat di bahu Jembatan Desa Lingkis, Kecamatan Jejawi, Senin (16/1) sore

Kayuagung, Sumselupdate.com – Pada sore hari Jalan Raya Alternatif Palembang – Kayuagung, khususnya di seputar Desa Lingkis Kecamatan Jejawi, Ogan Komering Ilir, kerap dilalui kawanan sapi. Pengendara yang melintas jalan ini pun dihimbau untuk hati-hati agar tidak terjadi kecelakaan.

Pemandangan belasan sapi yang melintas di jalan raya tersebut seperti terlihat pada Senin, (16/1) sore menjelang maghrib. Saat itu tidak kurang 18 ekor sapi bergerombol dan melintas di sebelah bahu jalan jembatan Lingkis, tanpa seorang pun yang mengawalnya . Kawanan itu sepertinya baru pulang dari tempat mencari makan, dan seperti telah tahu dan terbiasa, sapi-sapi itu pun akan menuju ke kandang pemiliknya.

Bacaan Lainnya

“Di sini sudah terbiasa Pak segerombolan sapi lewat jalan raya karena inilah satu-satu akses darat yang mudah dilalui,” ujar Usman (30), salah seorang warga Desa Lingkis.

Menurutnya, sapi-sapi itu memang diliarkan sejak pagi hingga sore untuk mencari makan di kebun atau di lebak yang banyak terdapat di daerah ini. Namun, biasanya ada anak-anak dari pemilik sapi tersebut ikut menggiringnya.

“Setahu saya ada yang menggiring sapi itu saat pergi atau pulang, biasanya anak-anak. Tapi yang namanya anak-anak, mungkin dia mampir bermain dulu” imbuhnya.

Soal pernah atau tidaknya kecelakaan terjadi akibat menabrak sapi, Usman menuturkan bahwa dulu sempat terjadi kecelakaan tetapi tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Bahkan akibat kejadian itu, aparat pemerintah pernah melarang sapi-sapi melewati jalan raya. Namun, larangan itu sepertinya kurang dipatuhi warga sehingga kini sapi-sapi itu kembali melewati jalan raya.

Bagi pengendara, iringan sapi yang memakan bahu jalan raya jelas mengkhawatirkan karena dapat menyebabkan kecelakaan. Ini seperti diungkap Dendi (25), pengendara mobil yang harus berjalan lambat dan sesekali berhenti karena berada tepat di belakang kawanan sapi saat hendak menuju Palembang dari arah Kayuagung.

“Khawatir kalau sampai nabrak sih, soalnya sapi itu kan bisa saja tiba-tiba menyebrang atau menyenggol mobil. Terpaksa melambat atau berhenti, baru menyalip kalau kondisi benar-benar aman,” ujar Dendi.

Ia pun berharap pihak terkait memperhatikan masalah yang bisa mengganggu dan berpotensi menyebabkan kecelakaan bagi pengguna jalan ini. (shn)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.