Prabumulih, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan pentingnya peningkatan layanan publik serta kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan saat menghadiri Safari Ramadhan 1447 Hijriah bersama pemerintah dan masyarakat Kota Prabumulih, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan tersebut digelar di Pendopoan Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih. Dalam kesempatan itu, Herman Deru hadir didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Feby Deru bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Herman Deru mengatakan, kehadiran dirinya bersama rombongan Pemprov Sumsel merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah sekaligus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan pembangunan.
Menurutnya, Kota Prabumulih menunjukkan perkembangan yang cukup pesat sejak dipimpin Wali Kota Arlan. Salah satu capaian yang diapresiasi adalah keberhasilan pemerintah kota memindahkan pasar yang sebelumnya berada di pusat kota sehingga mampu mengurai kemacetan.
Selain itu, ia juga menilai peningkatan layanan kesehatan di Prabumulih mengalami kemajuan signifikan. Pemerintah provinsi, kata dia, akan mendorong pembangunan rumah sakit bertingkat agar dapat menjadi rumah sakit penyangga bagi masyarakat di wilayah sekitar.
Rumah sakit tersebut diharapkan tidak hanya melayani masyarakat Prabumulih, tetapi juga warga dari daerah sekitar seperti Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Muara Enim, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Ogan Komering Ulu (OKU).
Lebih lanjut, Herman Deru menekankan pentingnya setiap daerah mengenali dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Jika selama ini Prabumulih dikenal sebagai kota minyak, ke depan diharapkan kota tersebut juga mampu menonjolkan program yang sejalan dengan gerakan nasional menuju Indonesia yang bersih, asri, dan indah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, termasuk dengan membiasakan memilah sampah sejak dari rumah.
“Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi bagian penting untuk menciptakan kota yang sehat dan nyaman,” ujarnya.
Menjelang akhir Ramadan serta situasi global yang memanas akibat konflik antarnegara, Herman Deru juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aksi borong atau panic buying terhadap kebutuhan pokok.
Menurutnya, perilaku tersebut justru dapat menimbulkan kegelisahan di tengah masyarakat dan berpotensi mengganggu stabilitas harga serta pengendalian inflasi.
“Biasanya membeli cabai setengah kilogram, jangan karena khawatir lalu membeli sampai puluhan kilogram. Pemerintah memiliki strategi untuk menjaga ketersediaan bahan pokok,” katanya.
Ia juga meminta Satuan Tugas Pangan terus memantau perkembangan harga di lapangan guna memastikan stabilitas harga tetap terjaga.
Sementara itu, Wali Kota Prabumulih Arlan menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Sumsel bersama rombongan dalam kegiatan Safari Ramadan di kota tersebut.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Prabumulih, kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bapak Gubernur. Ini menjadi kebanggaan bagi kami,” ujar Arlan.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Prabumulih berkomitmen mendukung berbagai program strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Menurutnya, pembangunan daerah harus dilakukan melalui kolaborasi dan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.
Arlan juga menyebut berbagai dukungan dari Pemprov Sumsel telah dirasakan masyarakat, terutama dalam pembangunan infrastruktur seperti peningkatan jalan dan jembatan, pembangunan Gedung Dekranasda, serta normalisasi sungai guna meningkatkan kualitas layanan publik.
“Kami berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat terus berlanjut demi kemajuan Kota Prabumulih,” pungkasnya.
(**)











