Palembang, Sumselupdate.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., mengajak seluruh insan koperasi menjadikan peringatan Hari Koperasi Nasional sebagai momentum memperkuat koperasi sebagai pilar utama perekonomian rakyat yang modern, profesional, dan berdaya saing di era digital.
Ajakan tersebut disampaikan Edward Candra saat membacakan sambutan Menteri Koperasi Republik Indonesia pada Apel Gabungan Hari Koperasi Nasional yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Sumsel, Senin (20/7/2026).
Edward menegaskan, Hari Koperasi Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional di tengah berbagai tantangan ekonomi.
“Koperasi harus semakin berdaya dalam memperkuat ekonomi rakyat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan,” ujarnya.
Ia mengatakan, semangat yang diwariskan Bapak Koperasi Indonesia, Bung Hatta, masih sangat relevan hingga kini. Menurutnya, koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi merupakan usaha bersama yang dibangun atas dasar semangat tolong-menolong, kekeluargaan, dan demokrasi ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya.
Dalam sambutan tersebut, Edward juga menjelaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjadikan koperasi sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi rakyat melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Hingga saat ini, kata dia, telah terbentuk lebih dari 80.000 KDKMP di seluruh Indonesia, dengan lebih dari 1.061 koperasi di antaranya telah mulai beroperasi sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
“KDKMP diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi, memperkuat akses pembiayaan, memperluas pemasaran produk lokal, hingga menghadirkan pelayanan ekonomi yang lebih dekat kepada masyarakat,” katanya.
Selain itu, pemerintah juga terus mendorong lahirnya koperasi sektor produksi yang bergerak di bidang pertanian, perikanan, energi terbarukan, hingga hilirisasi kelapa sawit sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
Tak hanya itu, koperasi yang digerakkan generasi muda di sektor ekonomi kreatif dan digital juga didorong menjadi motor penggerak inovasi, kewirausahaan, dan industrialisasi rakyat.
Edward mengajak pemerintah daerah, gerakan koperasi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk meninggalkan stigma lama bahwa koperasi identik dengan organisasi yang lambat dan tertinggal.
Menurutnya, koperasi masa kini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui pemanfaatan sistem digital, pembayaran elektronik, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta analisis data guna memperluas pasar dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota.
Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, Edward berharap Hari Koperasi Nasional 2026 menjadi titik awal lahirnya koperasi yang semakin profesional, transparan, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
“Melalui koperasi yang kuat, kita dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkokoh ekonomi kerakyatan, khususnya di Sumatera Selatan,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Sumsel Edward Candra juga menyerahkan penghargaan kepada pengurus koperasi berprestasi dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mengembangkan gerakan koperasi di daerah.
(**)











