Muarabeliti, Sumselupdate.com – Bos tempat penggilingan padi yang diketahui bernama Warni (60) warga Talang F, Desa Sungai Air Lesing, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura ditemukan tewas dengan kondisi leher nyaris putus, Rabu (9/11/2016) sekitar pukul 7.00.
Untuk sementara Warni diduga merupakan korban perampokan orang tidak dikenal. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan peristiwa pembunuhan sadis bos pemilik gilingan padi ini terungkap setelah dua anak buah korban datang ke rumah untuk bekerja sebagaimana biasa.
Ketika sampai di sana, mereka melihat lampu rumah masih menyala. Melihat kejanggalan tersebut mereka memanggil-manggil korban, namun tak ada jawaban. Karena curiga mereka memanggil warga sekitar dan menghubungi Kepala Desa (Kades) untuk sama-sama masuk ke dalam rumah.
“Mereka masuk ke dalam rumah dan melihat ke kamar, menemukan mamak dalam keadaan tidur menyamping dan di penuhi darah,” ujar menantu korban, Ali (48) saat dibincangi di RSUD Sobirin.
Kapolres Mura AKBP Hari Brata melalui Kasatreskrim AKP Satria Dwi Darma SIK mendapat kabar penemuan mayat di Desa Air Lesing, pihaknya langsung mendatangi dan melakukan olah Tempat kejadian Perkara (TKP).
“Kita sudah melakukan olah TKP dan memanggil para saksi yang selama ini dekat dengan korban. Bahkan juga memanggil orang yang pertama kali menemukan korban,” ungkapnya.
Sementara itu, terkait motif dan dugaan sementara pihaknya tidak mau menduga-duga apakah korban sengaja dibunuh atau korban mengalami perampokan. Karena kata dia pihaknya masih fokus dalam penyelidikan. “Prinsipnya kita tidak mau menduga-duga, karena kasus ini sedang dalam tahap penyelidikan dan memanggil saksi-saksi, namun kita berharap dalam waktu dekat kejadian ini cepat terungkap,” pungkasnya. (ain)











