Muratara, Sumselupdate.com – Tanah yang ada di bibir Sungai Mandang, RT 01, Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, longsor akibat diterjang hujan beberapa waktu lalu.
Akibatnya tujuh rumah yang ada di pinggiran sungai tersebut nyaris roboh. Bahkan, tujuh rumah tersebut saat ini jaraknya hanya satu meter dari bibir sungai.
Hatta (60), salah seorang warga yang rumahnya nyaris ambruk mengaku, saat ini rumahnya tinggal satu meter dari bibir sungai.
Dia mengaku cemas, sebab sampai saat ini belum bisa mengatasi permasalahan itu dan longsor susulan pun, diprediksi bisa kembali terjadi, terlebih jika hujan deras kembali turun.
“Memang ada sekitar tujuh rumah nyaris roboh ke sungai. Belum ada solusinya. Kami harap pemerintah daerah segera meninjau ke sini karena longsor susulan bisa terjadi kembali,” ungkapnya, Senin (31/7/2017).
Ia berharap, ada respon khusus dari pemerintah daerah untuk mengatasi masalah longsor yang terjadi di dekat pemukiman warga tersebut, karena dari tujuh rumah yang terancam longsor, didapati belasan jiwa warga yang masih memilih bertahan.
“Longsor bermula akibat hujan lebat yang terjadi beberapa hari terakhir. Puncaknya Sabtu (29/7) lalu sekitar pukul 03.00, suara keras disertai getaran dirasakan warga sekitar. Kami sempat panik dan membangunkan semua penghuni rumah untuk segera menyelamatkan diri, setelah dicek suara itu berasal dari belakang rumah, dikarenakan sekitar delapan meter dari rumah ini tanahnya hilang atau amblas,” ungkapnya.
Bahkan, akibat kejadian tersebut, tanaman, jembatan, kandang ayam, dan antena parabola diketahui semuanya ikut tertimbun tanah.
“Dalam jurangnya sekitar lima meter dari atas permukaan. Kami belum mendapat perhatian pemerintah. Kami berharap bantuan secepatnya untuk pertolongan pertama terhadap pemukiman warga yang nyaris terjun ke jurang. Kalau bisa dibuatkan talud. Jangan sampai rumah kami terjun ke jurang. Kami tidak punya rumah lagi,” kata dia.
Sementara itu, Lurah Muara Rupit, Lukman mengaku, sudah ada laporan mengenai insiden bencana alam itu.
\Pihaknya pun, bahkan sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinsos dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Kita sudah menerima laporan. Tindakan selanjutnya, akan langsung kami laporkan ke instansi terkait dan Bupati Muratara. Kita minta warga tetap waspada dan hati-hati, karena sewaktu-waktu longsor bisa terjadi lagi,” ungkapnya. (ain)











