Ratusan Karyawan PT Buana Eltra Keracunan Ikan Tongkol

Ilustrasi

Baturaja, Sumselupdate.com –Suasana PT Buana Eltra (PT BE) mendadak heboh menyusul ratusan karyawan di perusahaan itu mengalami keracunan. Saat ini sedikitnya 101 korban harus menjalani perawatan di Puskesmas Pengandonan.

Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan didampingi Kapolsek Pengandonan AKP Andi Junianto melalui Kanitres Bripka Maididi Gasiva, Kamis (28/7) malam, mengatakan, begitu mendapatkan laporan, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, ratusan karyawan PT Be mengalami mual-mual pusing disertai muntah usai mendapatkan jatah makanan dari perusahaan, sehingga harus dirawat di Puskesmas pengandonan.

Dikatakannya, pegawai yang mengalami keracunan adalah karyawan yang bertugas pada Rabu malam dan Kamis pagi.

Pihak kepolisian pun kemudian langsung mendatangi dapur tempat makanan tersebut dimasak.

“Saat kita akan memeriksa dapur untuk mengambil sample makanan ternyata dapur PT BE berada di Kecamatan Semidang Aji, kita pun kemudian melakukan koordinasi dengan Polsek Semidang Aji,” ujar Maididi.

Dari Dapur milik PT BE tersebut, lanjut Maididi, pihaknya mengamankan beberapa sampel makanan beserta bumbu-bumbu dapur yang ada disana termasuk ikan tongkol yang belum dimasak untuk kemudian langsung dikirimkan ke laboratoriun untuk diperiksa lebih lanjut. Kuat dugaan para karyawan ini mengalami keracunan karena memakan ikan tongkol yang disediakan

“Kuat dugaan kita, ikan tongkol itulah penyebab keracunan tersebut karena ada salah seorang karyawan yang membawa nasi jatah tersebut ke rumah. Kemudian isterinya hanya memakan ikan tongkol dan ternyata isteri karyawan tersebut juga mengalami keracunan. Namun untuk hasil pastinya kita masih menunggu dari laboratorium,” kata dia,

Sementara, Dari keterangan warga di lapangan,  dugaan keracunan makanan diketahui Rabu (27/7) kemarin. Di mana, peristiwa menghebohkan warga di Kecamatan Pengandonan ini, berawal dari salah seorang pasien datang ke Puskesmas Pengandonan dengan keluhan mual pusing, muntah-muntah, dan buang air.

“Kami sendiri baru bahu, saat satu pasien yang rupanya karyawan PT  yang berobat dan menyampaikan, katanya banyak karyawan lainnya yang keracunan serupa,“ kata Kepala Puskesmas Pengandonan Kalsun Abadi SKM, saat diwawancarai wartawan.

Selanjutnya, saat mengetahui ada ratusan  karyawan dari  PT Buana Eltra yang diduga keracunan pihak Puskesmas langsung melakukan persiapan tempat dan petugas medis untuk menolong para karyawan yang keracunan.

Hingga Kamis (28/7) sore ini tercatat 43 karyawan PT Buana Eltra yang dirawat di Puskesamas dan 58 dirawat jalan.

Berikut nama korban yang dirawat di Puskesmas Pengandonan Erdi (38), Armandani (29), Hariadi (34), Apri (32), Depici (22), Sahril (36), Efriansa (34), Candra (26), Satlat (31), Heri H (30), Heri F (35), Samsuri (41), Apri walidi (33), M Imroni (28), Lepri (25), Junaidi (50), Asep (28), Depi (28), Yepriansya (25), Feri Irwansa (26), Ferli (30), Rahwanili (45).

Kemudian, Lismar (46), Sipto (37), Tini (42), Armidi (36), Samri (26), Arizon (38), Kumarli (31), Surono (44), Sapri (29), Efran (30), Nufin (50), Jefri (28), Erwin (39), Sarmidun (51), Zayati (50), Efran B (30), Junaidi (49), Lipri (25), Rubin (35), Windi (29), serta Asyadi (42). (yan)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.