Polsri Kembali Terpilih Menjadi Tuan Rumah Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Senin, 4 September 2023
Wakil Direktur I Polsri, Carlos RS, ST, MT, Koordinator PMM angkatan ke-3, Dr Dewi Fadila, SE, MM, dan 39 mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka berfoto bersama usai pembukaan PMM Inbound di Aula Kantor Pusat Administrasi (KPA) Polsri, Senin (4/9/2023).

Palembang, Sumselupdate.com – Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) kembali terpilih menjadi tuan rumah Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM).

Bagi Polsri, PMM yang diusung Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) ini merupakan angkatan ke-3 yang diikuti oleh mahasiswa-mahasiswi dari beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia.

Read More

Pembukaan PMM Inbound di Polsri digelar di Aula Kantor Pusat Administrasi (KPA) yang dihadiri 39 mahasiswa PMM beserta jajaran petinggi Polsri, Senin (4/9/2023).

Wakil Direktur I Polsri, Carlos RS, ST, MT dalam sambutannya mengatakan, PMM ini dapat membantu mahasiswa sebagai generasi muda agar dapat meningkatkan sikap toleransi dan bisa saling mengenal budaya satu sama lain.

Dikatakan Carlos, PMM merupakan program yang diusung Kemendikbudristek yang memungkinkan mahasiswa mengikuti perkuliahan selama satu semester di perguruan tinggi di luar klaster pulau.

Carlos menambahkan dalam PMM Polsri telah menyiapkan berbagai program perkuliahan sesuai dengan program studi yang dipilih oleh mahasiswa peserta.

Selain perkuliahan, mahasiswa peserta juga akan mengikuti kegiatan Modul Nusantara.

Di mana Modul Nusantara merupakan rangkaian kegiatan dengan fokus menciptakan pemahaman komprehensif tentang kebinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi sosial yang didesain melalui pembimbingan secara berurutan dan berulang.

Kegiatan Modul Nusantara di Polsri ini antara lain Jurnalisme Etnografi pada kelompok pengrajin tenun songket dan Hari Kuliner untuk mengenalkan peserta pada masakan khas Sumatera Selatan.

Di tempat yang sama, Koordinator PMM angkatan ke-3, Dr Dewi Fadila, SE, MM menjelaskan PMM ini diikuti oleh 39 orang mahasiswa dari berbagai macam jurusan dan perguruan tinggi di Indonesia.

“Seluruh mahasiswa ini nantinya akan belajar di jurusan masing-masing di Polsri selama satu semester untuk mendapatkan pengalaman belajar serta mendapatkan materi terkait persatuan dalam keberagaman atau dikenal dengan Modul Nusantara,” ujar Dewi yang kesehariannya menjabat Kaprodi Manajemen Bisnis Jurusan Admintrasi Bisnis Polsri.

Kepala Suku PMM Inbound Angkatan ke-3 dari Politeknik Negeri Madiun, Lower Silalahi mengatakan, pendidikan sejatinya dapat membentuk manusia menjadi pribadi yang berkarakter dan berwawasan sosial.

Nah, dengan adanya PMM, kata Anficall, mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan dalam mengaplikasikan wawasan kebangsaan.

“Di samping itu bisa meningkatkan pemahaman mahasiswa pada keberagaman suku, agama, ras, dan antar-golongan (SARA) dan semangat persatuan,” kata Anficall. (rel)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts