Palembang, Sumselupdate.com – Tim dosen dan mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui pendampingan penyusunan dan implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) serta formulir pengelolaan aset tetap di Rumah Sakit Islam (RSI) Ar-Rasyid Palembang, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Neneng Miskiyah, S.E., M.Si. selaku ketua tim, didampingi anggota dosen Claudya Nurcahaya, S.E., M.M. dan Purwati, S.E., M.M. Tim juga melibatkan dua mahasiswa Polsri, yakni Fadhya Putri Islami dan Diva Putri Sartika.
Pendampingan bertujuan membantu rumah sakit meningkatkan tata kelola aset tetap agar lebih tertib, akuntabel, dan mendukung efektivitas pengelolaan organisasi.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya sistem administrasi aset tetap yang terstruktur. Selanjutnya, tim PkM Polsri berdiskusi bersama manajemen RSI Ar-Rasyid Palembang untuk mengidentifikasi kondisi pengelolaan aset yang selama ini diterapkan serta kebutuhan pengembangannya.
Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, tim memberikan pendampingan dalam penyusunan sekaligus implementasi SOP dan formulir pengelolaan aset tetap. Dokumen tersebut disusun sebagai pedoman dalam proses pencatatan, pemantauan, hingga pengendalian aset sehingga pengelolaannya menjadi lebih sistematis.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sesi diskusi dan praktik penggunaan formulir dengan antusias. Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tenaga administrasi dan pengelola aset dalam menerapkan prosedur yang baku sehingga informasi aset menjadi lebih akurat, tertata, dan mudah ditelusuri.
Ketua tim PkM, Dr. Neneng Miskiyah, S.E., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra.
“Melalui pendampingan ini, kami berharap RSI Ar-Rasyid Palembang memiliki sistem administrasi aset yang lebih baik sehingga mampu mendukung efektivitas pengelolaan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Pihak RSI Ar-Rasyid Palembang menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi pendampingan yang diberikan oleh tim dosen dan mahasiswa Polsri. Hasil kegiatan diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan sistem pengelolaan aset yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk komitmen memberikan solusi yang berkesinambungan kepada mitra, pada akhir kegiatan tim PkM Polsri menyerahkan empat dokumen kepada pihak rumah sakit, yakni Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengelolaan Aset Tetap, Formulir Pengelolaan Aset Tetap, Flowchart Pengelolaan Aset Tetap, dan Panduan Penggunaan Kertas Kerja Pengelolaan Aset Tetap.
Melalui kegiatan ini, Polsri dan RSI Ar-Rasyid Palembang diharapkan terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas tata kelola organisasi melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
(**)











