Martapura, sumselupdate.com – Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi S Sos, MSi, usai menjadi Irup gelar pasukan Operasi Ketupat 2018 di Mapolres OKU Timur, pada Rabu (6/6/2018) mengatakan, untuk memastikan ketersedian Sembako hingga menjaleng Ramadhan Kapolres dan Pemkab sudah melakukan pemantauan di lapangan.
Awal Ramadhan Kapolres OKU Timur sudah dilakukan peninjauan stok Sembako. Namun yang sering membuat naik karena barang langka, sedangkan permintaan tinggi sehingga memicu naiknya harga.
“Tapi untuk di OKU Timur stok pangan cukup dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Tapi memang ada beberapa komodoti yang sangat dibutuhkan itu yang biasanya mahal. Untuk sembako sangat mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. “Pedagang menyetok barang sebelum 12 Juni 2018,” jelasnya lagi.
Operasi Ketupat 2018 salah satu operasi kepolisian untuk menciptakan situsi keamanan di daerah selama Ramadhan. Empat potensi kerawanan stabilitas harga dan ketersedian pangan, distribusi pangan penimbunan oleh mafia pangan. Permasalahan kelancaran arus mudik dan balik, masih ada enam titik macet di jalur utama arus mudik dan balik. Potensi bencana alam dan gangguan Kamtibmas lainnya, Curat, Curas, Curanmor dan pencurian rumah kosong. “Ancaman tindak pidana terorisme,” tegasnya.
Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya menambahkan selama Operasi Ketupat 2018 Polres OKU Timur menditikan enam pos pengamanan yang ditempatkan di lokasi-lokasi strategis. Pada operasi ini melibatkan 114 personil yang terdiri dari Polisi, TNI, Dishub, Satpol PP, Damkar dan Kesehatan.
Selain itu seluruh personil Polres OKU Timur sekitar 500 orang juga dilibatkan. Untuk BBM juga mendapat tambahan 19 persen dari kebutuhan, sehingga bisa mencukupi keperluan masyarakat.”Kita meningkatkan pengamanan saat arus mudik dan balik dengan melibatkan seluruh personil yang ada,” ungkapnya.
Kapolres juga menambahkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik. Pihaknya sudah merencanakan pemudik yang dari luar di titik rawan akan dikawal personil.
Sehingga diharapkan pemudik akan merasa tenang. Di Pos sudah disiapkan untuk istirahat bagi pemudik. Selain itu pusat-pusat keramaian ada penambahan pengamanan. (Mat)











