Polisi Tangkap 2 Sekawan yang Terlibat Pembobolan ATM Senilai Rp425 Juta di RSUD Kayuagung

Writer: - Kamis, 4 September 2025
Dua sekawan Abdullah dan Ropi Saputra, keduanya warga Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

‎Palembang, Sumselupdate.com – Setelah berhasil menangkap pelaku utama pembobolan ATM yang terjadi di RSUD Kayuagung, Kabupaten OKI, penyidik Unit 2 Jatanras Polda Sumsel rupanya kembali menangkap dua orang pelaku lainnya yang diduga juga terlibat.

Dua sekawan yang ditangkap itu adalah Abdullah (26) dan Ropi Saputra (30) keduanya warga Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Read More

Mereka ditangkap Tim Opsnal Unit 2 Subdit Jatanras Polda Sumsel di kediaman mereka masing-masing pada Kamis (21/8/2025).

Keduanya ditangkap setelah polisi menerima informasi pengakuan dari pelaku utama Romadhoni tentang adanya keterlibatan orang lain dari aksi tersebut.

‎Ssetelah digelanggang ke Polda Sumsel keduanya mengaku terlibat dalam aksi pembobolan yang dilakukan oleh Karyawan PT Bringin Gigantara perusahaan perawatan mesin ATM.

Baca Juga: Berbekal Kunci Rahasia, Teknisi Bobol ATM RSUD Kayuagung Gasak Rp425,4 Jut‎a

“Setelah aksi pembobolan pelaku utama menghubungi kedua tersangka untuk menjemputnya dan meminta mengatarkan pelaku ke daerah SP Padang, “ucap Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Wijaya Mu’min, Kamis (04/09/2025).

Setelah menemui tersangka Rhomadoni, kedua tersangka ini langsung mengantarkan ke kecamatan SP Padang.

Abdulah bertugas membonceng korban dengan sepeda motor, sedangkan Ropi Saputra bertugas membuang DVR rekaman CCTV saat pelaku Rhomadoni beraksi.

“2 buah kaset ATM, handphone milik tersangka dan DVR dibuang ke dalam sungai. Kemudian mereka melanjutkan perjalanan ke SP Padang,” ucapnya.

Baca Juga: Cerita Haru Pejuang CPNS OKI, Lantunan Doa Ibu Hingga Semangat Peserta di Masa Hamil Tua

Atas kerjasama itu, Rhomadoni memberi imbalan kepada kedua tersangka masing-masing Rp12 Juta yang merupakan uang hasil curian.

“Atas perbuatan kedua tersangka dijerat dengan pasal 363 kuhp tentang curat juncto 55 Kuhp secara bersama-sama,” sebutnya.

Selain mengamankan kedua tersangka, petugas juga mengamankan uang senilai Rp24 juta yang diberi oleh tersangka Rhomadoni.

‎Sebelumnya, Tim Opsnal Unit 2 Subdit Jatanras Polda Sumsel berhasil ungkap pembobol ATM senilai Rp 425,4 juta yang terjadi di RSUD Kayu Agung, yang terjadi pada pertengahan Juni 2025 lalu, Minggu (10/8/2025).

‎‎Dalam pengungkapan itu, tim opsnal yang dipimpin Kompol Robert  P Sihombing, menangkap satu orang pelaku pada Sabtu (9/8/2025) lalu.

Pelaku yang diamankan petugas adalah Romadhoni (27) yang merupakan karyawan dari perusahaan pemeliharaan dan perawatan dari mesin ATM yang dibobol m

‎‎Romadhoni, merupakan karyawan PT Bringin Gigantara, berada di persembunyian di Kalideres, Jakarta Barat.

‎‎Setelah dibekuk dan dibawa ke Mapolda Sumsel, terungkap tersangka memanfaatkan akses kunci brankas yang dimilikinya untuk membuka mesin ATM dan menguras isi brangkasnya.

‎“Pelaku ini memanfaatkan posisinya sebagai karyawan untuk melakukan aksi pencurian. Setelah berhasil, ia berusaha menghilangkan bukti dengan merusak sistem pengawasan,” ungkap Dir Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Johannes Bangun, Minggu (10/8/2025).

‎‎Dari tangan pelaku, petugas juga mengamankan satu unit motor Yamaha Aerox warna hitam, satu unit ponsel InfinInfini dan foto rekaman CCTV ATM

‎‎Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengapresiasi keberhasilan tim.

‎‎“Ini bukti kesigapan Ditreskrimum Polda Sumsel dalam menindak pelaku kejahatan. Kami mengingatkan seluruh pengelola ATM untuk memperketat pengawasan terhadap karyawan yang memiliki akses langsung ke mesin ATM,” tegasnya.

‎‎Pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolda Sumsel untuk proses hukum lebih lanjut, sementara penyidik berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum dan melengkapi berkas perkara.

(**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts