Polda Sumsel Kembali Tangkap Oknum Guru Cabuli Santri Ponpes di Ogan Ilir

Tersangka Imam Akbar digiring petugas Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Laporan: Andika Pratama

Palembang, Sumselupdaet.com – Subdit IV Ditreskrimum Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel)  kembali menangkap satu pelaku pencabulan di Ponpes di kawasan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir.

Read More

Pelaku kali ini bernama Imam Akbar (20) yang ditangkap oleh petugas kepolisian. Pelaku juga merupakan oknum pengajar di Ponpes tersebut, usai pengembangan kasus pelaku Junaidi yang memakan 26 korban.

Wadir Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Tulus Sinaga mengatakan, pelaku ditangkap di Ponpes tersebut pada hari ini, Kamis (30/9/2021).

AKBP Tulus menjelaskan, pelaku ditangkap berkat adanya laporan dari korban.

“Sementara ini korbannya baru satu, namun kita akan melakukan pengembangan apakah ada korban lainnya,” ujarnya.

AKBP Tulus mengungkapkan, Imam merupakan pelaku pencabulan yang sama dengan pelaku sebelumnya yakni Junaidi (22).

“Hanya korbannya saja yang bebeda,” katanya.

Tersangka Imam Akbar (menutupi muka) saat diamankan petugas Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Ditanyai mengenai tempat yang dijadikan pelaku untuk menyalurkan nafsu bejatnya, AKBP Tulus menjelaskan, pelaku melakukan perbuatan tersebut di wilayah Ponpes tersebut.

“Dimana saja, terkadang di kamar, di gudang dan tempat lain di wilayah ponpes tersebut,” bebernya.

Ia mengungkapkan dalam menjalankan aksinya pelaku selalu berulang kali.

“Sudah berulangkali melakukan perbuatan cabul tersebut terhadap satu korban ini. Pelaku melakukan perbuatan cabul dengan cara menyodomi, mencium, memegang dan mengoral alat kelamin tersangka,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kalau korban tidak mau menuruti kemauan pelaku korban diancam.

“Korban berumur 12 tahun, jadi kalau tidak mau menuruti kemauan pelaku korban diancam akan diberikan hukuman dan lainnya,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, pada 16 September lalu petugas meringkus oknum guru ponpes bernama Junaidi (22), warga Jalan Adam, Dusun Trimulyo, Kelurahan Marta Jaya, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Ilir.

Junaidi menyodomi sedikitnya 12 anak didiknya sejak satu tahun terakhir. Namun belakangan korban keganasan Junaidi bertambah menjadi 26 anak.

Oknum guru pengasuh dan pengajar Ponpes di kawasan Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir ditangkap Subdit IV Unit IV Renakta Diskrimum Polda Sumsel.

Pengakuan tersangka sendiri, bahwa nekat melakukan asusila karena penasaran dan kepuasan tehadap korban. Dilakukan sejak Juni 2020 dilakukan di dalam asrama laki laki.

“Karena penasaran dan kepuasan terhadap korban sehingga nikmat melakukan aksi tersebut. Sudah dua tahun mengajar disana, dilakukan setahun belakang ini,” ungkapnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.