Laporan : A Putra
Lahat, Sumselupdate.com – Kopi merupakan salah satu minuman paling favorit saat santai, bertamu dan kumpul bersama teman-teman. Untuk menentukan cipta rasa yang baik, pastinya dapat dilihat dari buah yang dipetik. Nah, guna mewujudkan hal tersebut, mayoritas petani kopi akan Muteu (memetik-red) biji kopi merah.
“Selain rasanya yang baik, pun kualitas serta harga jualnya sangat berbeda jika dibandingkan dengan petik bukan merah,” ungkap Kepala Desa (Kades) Lubuk Selo, Ahmad Yaumal, Selasa (10/05/2022).
Ahmad Yaumal menuturkan, petani di sini memang memetik kopi merah, sehingga dapat meningkatkan rasa ketika diseruput.
“Cara pengelolaannya pun berbeda, tentunya hal itu supaya hasil yang diperoleh benar-benar aman dan pendapatan petani meningkat,” bebernya.
Sementara itu, Sumatri salah satu petani kopi di Lubuk Selo menerangkan, sudah puluhan tahun ini, dirinya memanen buah kopi selalu petik Merah dan hal itu untuk memberikan cipta rasa yang berkualitas.
“Jenis kopi di sini Robusta, dan rasanya sangat berbeda sekali, nikmat, gurih dan wangi tentunya. Ini juga tergantung dengan pengelolaannya. Selain itu, harga jualnya pun tinggi, makanya kebanyakan petani panen biji merah,” tandasnya. (**)











