Muhammad Ali Dilantik Jadi Ketua Umum LPTQ OKU 2026-2031, Siapkan Program Pembinaan Generasi Cinta Alquran

Writer: - Kamis, 10 September 2026
Bupati OKU Teddy Meilwansyah resmi melantik pengurus LPTQ OKU periode 2026-2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKU, Rabu (9/9/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Baturaja, Sumselupdate.com — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) H. Muhammad Ali resmi dipercaya memimpin Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten OKU periode 2026-2031.

Muhammad Ali bersama jajaran pengurus LPTQ OKU dilantik langsung oleh Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKU, Rabu (9/9/2026).

Read More

Dalam kepengurusan LPTQ OKU periode lima tahun ke depan, Muhammad Ali yang juga menjabat Kepala Kantor Kemenag OKU dipercaya sebagai Ketua Umum.

Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah dalam kesempatan tersebut berpesan agar kepengurusan baru LPTQ dapat memberikan kontribusi positif dalam pembinaan dan pengembangan pendidikan Alquran di Kabupaten OKU.

Ia berharap LPTQ semakin aktif dalam membina generasi muda agar memiliki kecintaan terhadap Alquran sekaligus mampu mengembangkan potensi mereka dalam bidang tilawatil Qur’an.

Sementara itu, Muhammad Ali menegaskan kesiapannya mengemban amanah sebagai Ketua Umum LPTQ OKU periode 2026-2031.

Menurutnya, jabatan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, khususnya dalam memperkuat pembinaan pendidikan Alquran dan pengembangan tilawatil Qur’an di Kabupaten OKU.

“Ini adalah amanah yang mulia. Kita diharapkan dapat memberikan kontribusi yang positif dalam rangka pembinaan pendidikan Alquran serta pengembangan tilawatil Qur’an di kabupaten yang kita cintai ini,” ujar Muhammad Ali melalui pesan WhatsApp, Kamis (10/9/2026).

Muhammad Ali mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan jajaran pengurus LPTQ OKU adalah menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda).

Rakerda tersebut akan menjadi forum untuk merumuskan program kerja dan aksi LPTQ selama lima tahun ke depan.

“Setelah itu kita akan membangun sinergi dengan Pemerintah Daerah, pondok pesantren, rumah tahfidz, madrasah, guru pendidikan Alquran, guru PAI, ormas Islam, BKPRMI dan BAZNAS OKU, guna mewujudkan program kerja tersebut,” paparnya.

Ia menambahkan, LPTQ juga memiliki tanggung jawab untuk membantu Pemerintah Kabupaten OKU dalam menghidupkan pembinaan sekaligus pemberdayaan pendidikan Alquran di tengah masyarakat.

Muhammad Ali berharap sinergi dengan berbagai pihak dapat memperluas pembinaan dan memberikan ruang lebih besar bagi generasi muda untuk mempelajari, memahami dan mencintai Alquran.

“Ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama dalam membantu Pemerintah Daerah dalam rangka menghidupkan pembinaan dan pemberdayaan pendidikan Alquran di Bumi Sebimbing Sekundang,” pungkasnya.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts