Pernikahan Sesama Jenis di Wonosobo Digagalkan Polisi

Rabu, 16 Maret 2016
Pernikahan Sejenis di Wonosobo Digagalkan Polisi, Sabtu, 12/3/2016 (foto: tribratanewswonosobo.com)

Wonosobo, sumselupdate.com – Pernikahan sesama jenis, laki-laki dengan laki-laki, di Desa Teges Wetan Kabupaten Wonosobo berhasil digagalkan oleh aparat Polsek Kepil. Pernikahan itu dilakukan oleh dua pria muda yang salah satunya berdandan pengantin perempuan.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (12/3) lalu. Setelah mendapat laporan dari warga adanya pernikahan pria dengan pria itu, Kanit Reskrim Polsek Kepil, Aiptu Harsono dan dua anggota didampingi kepala desa dan pemuka agama mendatangi rumah mempelai kemudian membubarkan acara dengan cara kekeluargaan.

Read More

Seperti dimuat website resmi Polres Wonosobo, www.tribratanewswonosobo.com, yang berperan sebagai mempelai wanita atas nama Andi Budi Sutrisno (27) alias Andini. Sementara itu  calon mempelai laki-laki, Didik Suseno dari Pituruh, Purworejo.

Saat polisi datang, Andi alias Andini sudah berbusana lengkap pengantin wanita, dan Didik berjas. Polisi dan tokoh agama membubarkannya namun dengan pendekatan dan memberikan pengertian terkait larangan pernikahan sejenis dari sisi agama maupun undang-undang.

Menurut Kapolsek Kepil AKP Surakhman, pihaknya melakukan tindakan karena ada laporan warga. Ia juga menegaskan pernikahan tersebut melanggar hukum dan meresahkan warga sehingga perlu ditindak.

“Kegiatan ini jelas melanggar hukum dan meresahkan masyarakat sekitar, kami langsung bertindak dan menggagalkan pernikahan,” ujar Surakhman seperti dikutip detik.com, Rabu (16/3). Ia pun mengimbau agar masyarakat agar saling peduli dengan lingkungan sekitar dan bisa saling mengingatkan dan peristiwa serupa tidak terulang.

Sementara itu, menurut Kanit Reskrim Polsek Kepil Aiptu Harsono, sejak pembubaran acara pernikahan hari Sabtu (12/3/2016) lalu pihak kepolisian telah memanggil keduanya ke Mapolsek Kepil. Pria yang berperan sebagai mempelai wanita yaitu Andi Budi Sutrisno (27) alias Andini sudah datang lebih dulu, sedangkan sore ini mempelai pria, Didik Suseno dari Pituruh, Purworejo memenuhi panggilan.

“Agenda hari ini mendatangkan Didik dan orangtuanya ke Polsek, ini masih perjalanan. Pemanggilan untuk melengkapi cerita, klarifikasi. Kemarin kan baru sepihak,” kata Harsono lewat dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (16/3/2016).

Harsono menambahkan dari pengakuan “mempelai wanita”, mereka menyesal dan berjanji akan menuruti hukum agama dan undang-undang. “Kemarin sudah menyatakan menyesal,” tandasnya. (shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts