Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen Politeknik Negeri Sriwijaya Dalam Membina Usaha Kue Rumahan Uti Palembang

Berfoto bersama usai penyerahan oven yang digunakan dalam proses produksi kue dari tim dosen Jurusan Adminisitrasi Bisnis Polsri kepada pemilik usaha Ibu Nursiati.

MEMPERTAHANKAN  suatu usaha dan memasarkannya untuk meningkatkan keuntungan maupun omzet bukanlah sesuatu hal yang mudah. Sehingga banyak usaha-usaha yang awalnya menggebu-gebu berakhir dengan kemerosotan dan bahkan bangkrut.  Apalagi usaha-usaha tersebut dalam bidang kuliner yang semakin hari semakin banyak saingan dengan memiliki berbagai macam jenis, rasa dan keunikan-keunikan lainnya untuk menarik minat konsumen.

Kue Rumahan Uti merupakan salah satu usaha kue rumahan yang dimiliki oleh Ibu Nursiati yang beralamat di Jalan Sosial, Lorong Keluarga 2, No  421, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Ibu Nursiati membuka usaha kue rumahan sejak tahun 2005/2006 dan pernah mengalami kekurangan modal dan bahkan tutup. Namun Ibu Nursiati tetap berusaha untuk membuka kembali usaha kue rumahan tersebut dengan ditambah sarapan pagi lontong dan nasi gemuk.

Bacaan Lainnya

Sebenarnya Usaha Kue Rumahan Uti ini telah memiliki pelanggan dan pemesan dari kalangan yang berbeda-beda baik dari lembaga pendidikan, perusahaan, maupun rumah tangga. Selama ini para pelanggan mengetahui usaha kue rumahan Uti hanya melalui promosi dari mulut ke mulut dan tidak pernah melakukan promosi dari media lainnya.

Sebelumnya pada tahun 2018 tim pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Sriwijaya telah membantu usaha kue rumahan Uti untuk mempromosikan produknya melalui brosur dan aplikasi online seperti Instagram dan Facebook.

Kemudian tim juga membantu dalam pembuatan dokumen-dokumen bisnis berupa nota, kuitansi, surat menyurat, logo dan cap. Hal ini dilakukan karena selama ini pelanggan mitra ada yang berasal dari lembaga pendidikan dan perusahaan sehingga pelanggan membutuhkan bukti-bukti pembelian tersebut.

Sejak pelaksanakan kegiatan tersebut pemilik mengakui bahwa pendapatan yang didapat mengalami peningkatan.

Kemudian pada tahun 2019 ini tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Politeknik Negeri Sriwijaya kembali melakukan pembinaan kepada Kue rumahan Uti yang diketuai oleh ibu Yulia Pebrianti, SEI, MSi dengan anggota Ibu Purwati, SE, MM, Dr Neneng Miskiyah, SE, MSi, Mariskha. Z, SE, MM, Dr Markoni Badri, dan Dr Suhairi Hazizma.

Penyerahan oven yang digunakan dalam proses produksi kue dari tim dosen Jurusan Adminitrasi Bisnis Polsri kepada pemilik usaha Ibu Nursiati.

 

Dalam mempertahankan suatu produk yang memiliki kesamaan pada produk pesaing bukan merupakan hal yang mudah, sehingga produk-produk yang dipasarkan harus memiliki kelebihan dan keunggulan dari produk pesaing.

Jika persepsi masyarakat terhadap produk atau citra produk kue rumahan Uti baik, maka pemilik dapat melakukan pengembangan pada produk-produk lainnya. Oleh karena itu Tim Pengabdian melakukan kegiatan sosialisasi dan diskusi kepada pemilik dalam upaya penentuan positioning produk dan pengembangan produk kue rumahan Uti ini. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah:

1.Pengembangan Produk

Usaha Kue Rumahan Uti telah melakukan pengembangan produk yaitu dengan memiliki dan menjual berbagai macam produk setiap hari sebagai berikut:

Tabel 1

Macam-Macam Kue yang Terjual Setiap Hari

No.Nama KueJumlah TerjualKeterangan
1.Donat150Buah
2.Brownis4Loyang
3.Lemper100Buah
4.Serikayo100Buah
5.Martabak75Buah
6.Bolu Gulung5Gulung
7.Bolu Kukus Ubi75Buah

Sumber: Kue Rumahan Uti, 2019

Kue-kue tersebut adalah kue-kue yang dihasilkan untuk dijual setiap pagi. Sementara produk kue tersebut adalah di luar pesanan kue-kue lainnya. Apabila hal ini terus berkelanjutan bukan tidak mungkin kue Rumahan Uti akan dikenal dan laku keras di pasaran.

2.Penyerahan Peralatan

Pemilik usaha terkendala peralatan dalam memproduksi pesanan kue yang semakin bertambah, oleh karena itu tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat menambah peralatan berupa oven yang digunakan dalam proses produksi.

Kue lapis nanas.

 

3.Positioning Produk

Usaha Kue Rumahan Uti memiliki beberapa produk kue yang dihasilkan, namun dengan menilai dari atribut produk, harga dengan kualitas terbaik, berdasarkan pesaing, kategori produk, dan pelayanan maka tim pengabdian menentukan bahwa produk yang telah memiliki positioning di masyaarakat adalah kue Lapis Nanas.

Dengan adanya kegiatan pengabdian ini pemilik Usaha Kue Rumahan Uti menyambut baik dan ingin belajar memahami tentang positioning produk dan berusaha untuk mempertahankan setiap atribut produk. Kemudian bantuan tim berupa oven dapat membantu meningkatkan hasil produksi dan pengembangan sehingga dapat meningkatkan jumlah pembeli. (**)

Tim Dosen Jurusan Adminitrasi Bisnis Politeknik Negeri Sriwijaya

1.Yulia Pebrianti

2.Neneng Miskiyah

3.Purwati

4.Mariskha. Z

5.Markoni Badri

6.Suhairi Hazizma

 

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.