Pembunuhan di Pasar Mega Asri Dipicu Perebutan Lahan Parkir, Alex Terlibat Duel Maut Dengan Pelaku

Rabu, 31 Juli 2019
Kapolsek Talang Kelapa Kompol Irwanto.

Banyuasin, Sumselupdate.com – Kasus pembunuhan yang terjadi di Pasar Mega Asri, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, akhirnya terkuak.

Diduga kuat kasus pembunuhan yang dialami Alex Subrata (30), dipicu perebutan lahan parkir.

Read More

Alex Subrata dan Dd terlibat duel maut di lahan parkir pasar Mega Asri, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Rabu (31/7/2019) pagi.

Naas bagi Alex ia tewas di lokasi kejadian setelah mengalami luka di bagian tengkuk belakang, perut, dan kedua tangannya nyaris putus akibat tebasan pedang samurai milik Dd.

Aminuddin (48) kakak ipar korban mereka mendapat informasi dari orang di sekitar Pasar Mega Asri kalau korban sudah meninggal di lokasi kejadian dalam kondisi mandi darah dengan luka di beberapa bagian tubuhnya.

“Emak Alex datang ke lokasi melihat anaknya sudah meninggal dalam kondisi mandi darah. Kalau saya tidak tahu apakah korban ada musuh apa tidak karena kami tidak serumah dengan korban,” ujar Aminuddin ditemui di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang siang tadi.

Dikatakan Aminuddin, berdasarkan informasi dari warga yang ada di lokasi kejadian, Alex sebelum ditemukan meninggal dunia dan sempat ribut dengan Dd tukang parkir di Pasar Mega Asri.

“Dd ini juga diketahui memiliki senjata api dia ini yang mengelola parkir di pasar Mega Asri,” tuturnya.

Kapolsek Talang Kelapa Kompol Irwanto mengatakan sebelum kejadian duel maut yang menyebabkan korban Alex meninggal diawali cekcok antara korban dan pelaku, karena antara korban dan pelaku sudah saling kenal.

“Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi, korban mendatangi pelaku lalu terjadilah cekcok sehingga terjadilah perkelahian duel maut,” ujarnya.

Dari duel tersebut, korban Alex mengalami luka parah di bagian tengkuk, perut, dan kedua tangannya nyaris putus karena senjata tajam, sedangkan pelakunya juga mengalami luka sabetan di kakinya.

“Melihat lawannya terkapar bersimbah darah, pelakunya langsung kabur. Untuk motif dari kejadian ini masih didalami pelaku sudah diketahui identitasnya masih dalam,” tandasnya. (tra)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts