Pembuatan SIM Meningkat saat Operasi Zebra

Jumat, 10 November 2017
Masyarakat saat mengantri pembuatan SIM di kantor Sat Pas 1122 Sat Lantas Polres OKU.

Baturaja, Sumselupdate.com – Operasi Zebra 2017 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia – termasuk di OKU, yang dilaksanakan Sat Lantas Polres OKU, berdampak pada antusiasme masyarakat membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) di Sat Pas 1122 Sat Lantas Polres OKU.

“Peningkatannya tidak signifikan, hanya saja dibandingkan sebelum Ops Zebra, yang membuat SIM lebih banyak,” ucap Kapolres OKU, AKBP Drs NK Widayana Sulandari melalui Kasat Lantas AKP Candra Kirana Putra, SIk, didampingi Baur SIM, Aiptu Edi Marosa.

Read More

Dikatakan Candra, meningkatnya animo masyarakat membuat SIM sekitar 40 persen efek dari adanya Ops Zebra 2017.  “Lonjakannya tidak signifikan. Namun, kita mengapresiasi kesadaran masyarakat yang taat aturan berlalu lintas, khususnya dilengkapi surat–surat diri,” ucap mantan Kasat Lantas Polres Lubuk Linggau ini.

Candra belum dapat memastikan apakah pengendara roda dua yang tidak memiliki SIM menjadi pelanggaran terbanyak. Pasalnya, dalam Ops Zebra ini pihaknya menindak pelanggar lalulintas yang kasat mata. Seperti pengendara yang kendaraannya tidak dilengkapi kaca spion, pengendara tidak mengenakan helm atau melawan arah saat melintas.

“Pengendara yang kendaraannya dilengkapi dengan aturan berlalu lintas, tentunya tidak ditindak,” tukas Candra.

Dengan adanya lonjakan pembuatan SIM, Candra mengimbau kepada masyarakat OKU agar melengkapi persyaratan dan peraturan ketika membuat SIM. Seperti, membawa fotocopy KTP, surat keterangan kesehatan, membawa struk pembayaran dari bank serta pas poto. “Untuk biayanya, SIM C Rp 100ribu dan SIM A Rp 120 ribu yang dibayar melalui bank,” tukas Candra. (Wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts