Pembayaran Pembebasan Lahan Flyover Simpang Sekip Belum Seluruhnya Selesai

Simpang Sekip yang akan segera di bangun flyover.

Palembang, Sumselupdate.com – Rencana penandatanganan kontrak pembangunan fisik Flyover Simpang Sekip akan dilakukan 7 Maret mendatang.

Meski belum semua pembebasan lahan dituntaskan, tapi pembangunan flyover sepanjang 660 meter akan mulai dilakukan untuk tahap 1 di 2022 ini, dengan nilai anggaran Rp69,7 miliar untuk panjang 191,1 meter, dari total anggaran pembangunan Rp169,1 miliar.

Read More

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) V,  Dr. Budiamin, ST MT mengatakan, pada tahun 2022 nilai anggaran untuk pembangunan flyover simpang Sekip ini sebesar Rp69,7 miliar, dan pengerjaan pada 2023 dengan nilai anggaran Rp98,4 miliar.

“Dimana pengerjaan akan diselesaikan selama dua tahun anggaran,” katanya.

Terkait dengan status persil yang dibebaskan untuk pembangunan flyover ini memang belum semuanya tuntas dibayarkan.

Tahap satu sebanyak 16 persil senilai Rp9,8 miliar, tahap dua sebanyak 20 persil dengan nilai Rp12,7 miliar sudah dibebaskan/ dibayar tuntas.

Tahap tiga sebanyak 20 persil dengan nilai Rp25,7 miliar sudah dibebaskan/dibayarkan. Sedangkan 3 persil dengan nilai Rp1,08 miliar berstatus setuju/ akan diselesaikan pembayaran di Februari ini.

Lalu 9 persil dengan nilai Rp2,7 miliar berstatus  persil masih klaim terhadap luasan (belum realisasi, proses penyelesaian), dan 1 persil  masih klaim terhadap luasan, (belum realisasi, proses penyelesaian).

Dari tahap 3 ini sampai dengan progres status di 18 Februari lalu 20 persil sudah tuntas, 5 persil setuju bayar, dan 8 persil proses penyelesaian melalui dialog dengan pemilik lahan dan BPN.

“Total biaya untuk lahan/persil ini sebanyak 90 persil, dan 21 persil tidak dinilai KJPP dengan nilai semua anggaran Rp52,1 miliar,” katanya.

Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang, Harrey Hadi mengatakan, pembangunan Flyover Sekip yang masuk pembangunan skala prioritas dari APBN akan mulai fisik dalam waktu dekat sebab tender juga sudah dilakukan.

“Terkait persil yang belum dibebaskan, pembangunan ini tetap bisa jalan. Sebab pengerjaan tahap pertama di lakukan di persil yang sudah selesai dibebaskan,” katanya. (Iya)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.