Pekan Kedua April, Pegawai Setda PALI Gunakan Absen ‘Finger Print’

TKS Setda PALI ketika meregistrasi pada absen finger print

PALI, Sumselupdate.com – Pekan kedua bulan April 2016 ini, pegawai di Sekretariat Daerah (Setda) lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diwajibkan untuk absen melalui finger print (pembaca sidik jari elektrik).

Kepala Bagian (Kabag) Umum, Setda PALI, Maryono SE, MSi mengatakan hari ini (1/4) pihaknya sudah memasang dua alat finger print di Setda PALI.

Bacaan Lainnya

Untuk pekan pertama seluruh pegawai dijadwalkan untuk registrasi (daftar) terlebih dahulu.

“Dua finger print, kita pasang hari ini, satu untuk Tenaga Kerja Sukarelawan (TKS) dan PNS, pekan ini kita registrasi terlebih dahulu 230 TKS dan 28 PNS di Setda PALI, sambil uji coba,” kata Maryono, ketika dijumpai awak media di ruang kerjanya, Jumat (1/4).

Dia menambahkan, registrasi tersebut di antaranya lensa mata, sidik jari dan nama pegawai yang bersangkutan.

“Kalau sudah registrasi (PNS dan TKS) Setda PALI bisa melakukan absen lewat finger print, jadi kalau jari jempol basah kena air otomatis finger print itu tidak bisa verifikasi yang bersangkutan, maka bisa pakai lensa mata yang bersangkutan,” ujar Maryono, seraya mengatakan sebelumnya finger print sudah diterapkan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD).

Ditambahkan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PALI, A Gani, SH, MH, pihaknya pada pekan kedua para pegawai Setda PALI diwajibkan untuk absen melalui finger print yang sudah disediakan.

“Pekan depan, kita uji coba dan registrasi, kemudian pekan kedua akan diwajibkan untuk absen melalui finger print, diantaranya masuk kerja sesuai jadwal pukul 07.30 kemudian pulang kerja 16.00. untuk lembur pegawai Setda PALI juga menggunakan finger print ditambah surat perintah lembur,” tutur Gani.

Gani berharap, dengan adanya finger print para pegawai lebih disiplin dan meningkatkan kinerjanya.

“Kita berharap dengan para TKS dan PNS yang berkerja agar lebih disiplin lagi untuk berkerja, dengan finger print maka bisa dikethui secara detil absensi pegawai yang bersangkutan,” jelas Gani. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.