Partai Gelora Dorong Perempuan Mandiri di Musim Pandemi

Ketua Ketua Bidang Perempuan DPN Partai Gelora Indonesia Ratih Sanggarwati.

Jakarta, Sumselupdate.com – Partai Gelombang Rakyatku (Gelora) Indonesia terus mendorong  perempuan Indonesia mengembangkan potensi diri, sehingga dapat berdaya dalam pandemi Covid-19.

Hal itu agar  perempuan bisa mandiri dan ikut mempertahankan kehidupan keluarga sehari-hari, terutama anak-anak  menghadapi masa-masa sulit saat ini.

Read More

“Pada acara Rumpi#4 kali ini, kita belajar cara membuat Shihlin step by step dan melihat potensi sebagai salah satu peluang untuk mandiri, meyokong kondisi kita masing-masing,” kata Ratih Sanggarwati, Ketua Ketua Bidang Perempuan DPN Partai Gelora Indonesia di Jakarta, Sabtu (27/3/2021).

Dalam Rumpi#4 (Ruang untuk Maju Perempuan Indonesia) Partai Gelora Jumat (26/3) petang sengaja mengangkat tema ‘Usaha Jajanan Kekinian (Shihlin)’ Jajanan ini berasal dari Taiwan dan tengah booming di Asia, termasuk di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara lain.

“Jajanan Shihlin ini khas dari Taiwan,  banyak dijumpai di street food di Taiwan yang saat ini juga sedang booming di Asia, khususnya Asia Tenggara,  dan ditemui di kota-kota besar di Indonesia,” katanya.

Jajanan Shihlin, kata dia, memang terdengar asing di telinga masyarakat dan tidak semua dapat dijumpai di kabupaten/kota di Indonesia.

Di tanah air jajanan Shihlin hanya di dapat kota-kota besar, itupun harus dibeli di mall.

Namun, masyarakat tidak perlu berkecil hati karena jajanan Shihlin bisa dibuat di rumah dengan bahan  sederhana, yang banyak dijumpai di sekitar kita.

“Jajanan Shihlin ini  bisa dibuat sendiri di rumah dengan mudah, dan rasanya tidak kalah enak dengan jajanan Shihlin yang ada di mall,” katanya.

Karena itu, Ketua Bidang Perempuan DPN Partai Gelora Indonesia ini terus mendorong perempuan berdaya dengan menggali potensi diri dalam bidang apapun.

“Kreatifitas dan jiwa inovatif perempuan itu yang harus dikembangkan adalah skill memasaknya dengan memproduksi karya-karya lain dari rumah, sehingga menjadi perempuan yang produktif,” katanya.

Ratih berharap perempuan  semakin banyak bergabung untuk menyaksikan acara Rumpi Gelora yang disiarkan live secara virtual setiap Jumat petang guna meningkatkan kapasitas diri kaum perempuan Indonesia.

Ketua Biro Pemberdayaan Anak Bidang Perempuan Partai Gelora Redia Frisna Rista mengatakan, jajanan Shihlin di Indonesia hanya dijual mall-mall, tidak dijual di pinggir jalan seperti di Taiwan.

Sehingga menyebabkan harga jual jajanan Shihliin di mall bisa mencapai Rp50 ribuan untuk satu Shihlin saja.

“Shihlin hanya masuk di mall besar dengan harga mahal. Di Taiwan  disebut jajanan di pinggir jalan, ya kalau di Indonesia seperti goreng-gorengan. Kita bisa buat  sendiri, gampang  membuatnya,” kata Redia.

Untuk membuat Shihlin, kata Redia, cukup mudah dengan menyiapkan dada ayam masing-masing 70 gram. Setelah itu, dada ayam dipukul pukul hingga gepeng menyerupai dendeng.

Kemudian dada ayam yang sudah gepeng tersebut, dibumbui dengan bumbu dapur seperti merica, bawang putih dan lada, bisa juga ditambah lada atau kecap asin.

“Kita bumbuin agar ayam  tidak hambar. Setelah kita bumbuin, kita marinasi, kita biarkan selama dua jam, paling lama satu hari agar bumbunya meresap,” katanya.

Selanjutnya, dada ayam dibalur dengan tepung dan dicelup dengan air agar menempel. Kemudian dibalur lagi dengan tepung Shihlin, bentuknya mirip tepung taipoka, namun ada bulir-bulirnya.

“Setelah tercampur dicelup lagi dengan air, satu celupan saja agar tercampur dan kemudian dibalur lagi dengan tepung bumbu. Dan langsung digoreng,” ujarnya.

Namun, untuk menggoreng ini Shihlin harus terendam dengan suhu panas minyak kira-kira 150 derajat. Setelah itu, teriskan dan Shihlin siap disantap.

“Jadi begitu aja membuatnya, gampangkan. Kita tidak perlu beli Shihlin di mall, karena kita bisa buat sendiri di rumah. Mudah, tidak mengeluarkan biaya banyak. Kalau di rumah, saya buat Shihlin ini laris manis,” tandas Redia. (duk)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.