Palsukan Identitas dan Tanda Tangan Nasabah, Mantan Teller Bank Sumsel Babel Divonis 7 Tahun Bui

Senin, 5 Juni 2023
Ketiga terdakwa masing-masing Muhammad Ibrahi, Rici Sadian Putra, dan Demmi Gustian saat menjalani sidang putusan yang digelar di PN Tipikor Palembang, Senin (5/6/2023).

Palembang, Sumselupdate.com – Tiga mantan karyawan Bank Sumsel Babel (BSB) Cabang Muara Dua, Kabupaten OKU Selatan divonis bersalah dalam kasus dugaan korupsi yang merugikan negara sebesar Rp1,2 miliar dalam sidang yang digelar di PN Tipikor Palembang, Senin (5/6/2023).

Dalam amar putusannya, majelis hakim H Sahlan Efendi, SH, MH menyatakan bahwa perbuatan para terdakwa terbukti bersalah melakukan tidak pidana korupsi secara bersama sama.

Adapun ketiga terdakwa masing-masing Muhammad Ibrahim (pegawai teller) divonis 7 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Rici Sadian Putra (satpam) dijatuhi pidana penjara selama 2 tahun denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan dan terdakwa Demmi Gustian (customer service ) dijatuhkan pidana selama 2 tahun 6 bulan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan

Advertisements

Ketiga terdakwa dianggap melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Khusus terdakwa Muhammad Ibrahim, selain dihukum pidana, juga dibebankan membayar uang penganti sebesar Rp1,2 miliar.

Jika terdakwa tidak membayar uang pengganti tersebut paling lama dalam waktu satu bulan sesudah putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

Apabila terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut maka diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun penjara.

Sebagaimana diketahui modus operandi yang dilakukan ketiga terdakwa dalam menjalankan aksi dengan memalsukan identitas dan tanda tangan delapan nasabah Bank Sumsel Babel Cabang Muara Dua, Kabupaten OKU Selatan.

Ketiga terdakwa melakukan penarikan uang melalui ATM bank plat merah tersebut.

Bahkan dari hasil penyidikan, uang dari aksi nekat tersebut digunakan salah satu tersangka yang bernama Muhammad Ibrahim selaku teller diduga digunakan untuk bermain judi online dan berfoya-foya. (ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.