Operasi Sapu Jagad, Polres Banyuasin Terima 13 Senjata Api Rakitan

Rilis Senpira yang diserahkan warga secara sukarela dalam operasi Sapu Jagad Polres Banyuasin (Foto: detikcom)

Pangkalan Balai, Sumselupdate.com – Polres Banyuasin, Sumatera Selatan, menerima 13 pucuk senjata api rakitan dari masyarakat. Warga secara sukarela menyerahkan senpi rakitan dalam operasi Sapu Jagad.

“Senjata ini warisan dari orang tua saya, sudah lama disimpan untuk jaga diri. Orang tua saya buat sendiri, tapi sekarang sudah meninggal,” kata Firmansyah usai melakukan penyerahan di Mapolres Banyuasin, Sabtu (11/11/2017).

Bacaan Lainnya

Firman mengaku mendapat senpi dan 4 butir amunisi dari orangtuanya pada tahun 2010. Meski sempat menolak, Firman akhirnya tetap menerima senjata api jenis revolver itu.

“Saya mikirnya itu warisan, tapi takut untuk pegang. Jadi sejak dikasih senjata itu saya timbun di bawah kamar, saya takut ketangkap karena tahu itu melanggar hukum,” sambungnya.

Sejak adanya maklumat Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara soal Operasi Sapu Jagad, warga Betung, Banyuasin ini memberanikan diri untuk menyerahkannya ke polisi. Usai pendataan, dirinya diperbolehkan pulang tanpa adanya proses hukum.

Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem mengatakan, selain operasi Sapu Jagad, penyerahan senpi juga terkait dengan pelaksanaan Pilkada Serentak 2018.

“Penyerahan senpira ini dalam rangka operasi Sapu Jagad dan menyambut Pilkada Serentak 2018. Ada 11 pucuk senpi laras panjang dan 2 pucuk senpi jenis revolver yang kita terima,” terang Yudhi.

Yudho meminta masyarakat secara sukarela menyerahkan senpi pada Operasi Jagad yang berlangsung pada 1-14 November mendatang.

“Kalau ada yang masih menyimpan akan kita tindak tegas, karena senpi ini banyak digunakam untuk melakukan perbuatan kriminal. Tapi kalau diserahkan langsung akan kita beri penghargaan dan tidak akan diproses secara hukum,” sambungnya. (adm3/dtc)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.