Ogan Ilir Sabet Juara Umum Perpaprov 2017

Selasa, 26 Desember 2017

Palembang, Sumselupdate.com – Setelah melalui perjuangan yang begitu sulit, akhirnya Pekan Paralympian Provinsi (Perpaprov) perdana kaum disabilitas di Kabupaten Muaraenim sukses digelar. Ajang Perpaprov kedua pun akan digelar pada 2019 mendatang di Prabumulih.

Pasalnya, Muaraenim sebagai otoritas tuan rumah mengundurkan diri tiga hari menjelang pelaksanaan. Alhasil, dengan dukungan semua kontingen, Perpaprov perdana pada 23-25 Desember tuntas dengan Ogan Ilir menjadi jawara.

Read More

Ogan Ilir sukses menuai prestasi dengan torehan 27 keping emas, 11 perak dan perunggu dan diikuti kontingen OKI dengan 19 emas, 17 petak dan 17 perunggu, sementara peringkat tiga berhasil disabet Prabumulih.

Sedangkan Palembang sendiri mendarat di posisi ke 9 dengan hanya meraih empat emas dan empat perak. Sementara Muaraenim dipaksa hanya meraih 9 emas, 5 perak dan 3 perunggu.

“Ini Perpaprov perdana, tiap permulaan pasti ada kesulitan dan ternyata semua di luar dugaan,” ujar Ketua Umum National Pqralympic Committe (NPC) Sumsel, Ryan Yohwari, Selasa (26/12/2017).

Pasalnya, lanjut Ryan, usai Muaraenim mundur sebagai tuan rumah, segala bentuk dukungan sulit. Sehingga upaya dilakukan hanya meminjam tempat tanding. Beruntung, berbagai kabupaten lain yang peduli dengan ajang ini turut membantu dengan berbagai upaya sehingga semua diluar dugaan dan ekspektasi. “Seperti bus atlet kita dibantu Pemerintah Prabumulih, tim kesehatan dibantu Pemerintah PALI dan lainnya,” terangnya.

Dirinya berharap, ajang Perpaprov kedua yang bakal digelar di Prabumulih 2019 bisa lebih maksimal lagi baik dalam penyelenggaraan maupun dari segi prestasi. “Alhamdulillah, Walikota Prabumulih menyatakan siap menjadi tuan rumah. Dan kita pun menyambut baik keinginan Prabumulih,” jelasnya.

Kedepan Perpaprov akan lebih dimaksimalkan dari lima cabang olahraga yakni atletik, tenis, renang, catur dan bulutangkis menjadi penambahan berbagai main sport sehingga pemetaan lebih kuat.

“Evaluasi ini sangat luar biasa, ternyata semua bahu membahu, banyak yang membantu. Kita berharap ada Jendy-Jendy lain yang tumbuh sehingga pemetaan atlet provinsi banyak masuk ke level Internasional,” pungkasnya. (rel)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts