Nyaris Tewas Diamuk Massa, Pria Cabul Akui Perbuatannya

Pelaku saat diamankan petugas.

Palembang, sumselupdate.com – Johan (46) warga Jalan Kemang Manis Lorong Pepaya Kelurahan Kemang Manis Kecamatan IB I, Palembang ini, nyaris tewas dihajar massa.

Pelaku cabul ini babak belur, lantaran dihajar warga yang kesal melihat aksinya, sudah mencabuli anak-anak SD, Selasa (6/11).

Bacaan Lainnya

Ditangkapnya, Johan berawal saat korban yakni DN (6), seorang siswi SD kelas 1 di kota Palembang, di kawasan Bukit ini, bercerita dengan bapaknya yakni AL (43), bahwa dirinya sudah menjadi korban cabul yang dilakukan pelaku pada Senin (5/11), sekitar pukul 06.30, di dalam kamar mandi sekolah korban.

Tak terima mengetahui hal tersebut, membuat AL langsung berkoordinasi dengan pihak sekolah dan langsung mengintai keberadaan pelaku di depan sekolah anaknya.

Alhasil, ketika pelaku hendak melakukan aksinya kembali di sekolah korban, tak banyak cerita melihat pelaku, keluarga korban, warga yang mengetahui kejadian itu dan pihak sekolah, langsung menangkap pelaku.

Karena geram dengan aksi pelaku, pelaku nyaris tewas jadi bulan-bulanan warga. Namun beruntung ada petugas Polresta Palembang yang sedang melakukan patroli, melihat pelaku dihakimi Johan pun langsung digiring ke Polresta Palembang.

Ketika ditemui di ruang PPA, Palembang, Johan hanya bisa menutupi muka karena malu. “Saya khilaf pak melakukan ini. Ini lantaran setiap saya minta dengan istri saya, istri saya tak mau kasih,” ungkap Johan.

Saat melakukan aksi, lanjut Johan, dirinya datang ke lokasi pura-pura mengantar anak. Lalu melihat korban cantik, timbullah niat korban untuk melakukan aks cabul itu.

“Setelah korban diantar orang tua, saya langsung mendekati korban saya berpura-pura nanya kamar mandi di mana,” katanya.

Setelah korban menunjukan kamar mandi dan mengantar pelaku, sambung Johan, saat itu dirinya mencabuli korban.

“Awalnya saya tanya dengan korban, mau buang kecil idak. Saat itu korban jawab tidak, namun saya bilang cebok saja biar bersih. Saat saya buka celananya, saya cuci (siram-red) dengan air, saat itu kemaluan korban saya jilatin,” akunya menyesal.

Sementara, Kasat Reskri Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara, dan Wakasat Reskrim AKP Ginanjar melalui Kanit PPA, Ipda Henny Kritianingsih membenarkan anggota sudah mengamankan pelaku cabul terhadap anak di bawah umur yang diketahui diamuk massa.

“Hingga kini pelaku masih diperiksa atas ulah dan perbuatannya. Dari pengakuan pelaku dirinya sudah mencabuli anak di bawah umur sebanyak 4 orang,” ungkapnya.

Henny mengatakan, atas ulahnya pelaku akan dijerat undang-undang perlindungan anak diancam kurungan penjara di atas 5 tahun. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.