Netanyahu Terancam Kehilangan Kekuasaan, Partai Arab Mulai Negosiasi dengan Oposisi Israel

Writer: - Sabtu, 31 Oktober 2026
Gadi Eisenkot (tengah), mantan kepala militer Israel yang juga pemimpin partai sentris Yashar, melambaikan tangan kepada para pendukungnya di markas kampanye partai sentris Yashar di Tel Aviv, Israel, pada 28 Oktober 2026. (Xinhua/Gil Cohen Magen)

Yerusalem, Sumselupdate.com – Hasil pemilihan parlemen Israel yang belum menghasilkan mayoritas mutlak membuka peluang perubahan pemerintahan.

Aliansi partai-partai Arab, Joint List, mengonfirmasi tengah melakukan negosiasi dengan blok oposisi untuk membentuk pemerintahan alternatif tanpa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Read More

Anggota senior parlemen Israel dari etnis Arab, Ahmad Tibi, mengatakan Joint List siap membantu blok oposisi yang dipimpin mantan kepala militer Gadi Eisenkot untuk menggantikan pemerintahan Netanyahu.

Meski demikian, aliansi tersebut belum tentu bergabung secara resmi dalam koalisi pemerintahan.

Dalam wawancara dengan Radio Kan Reshet Bet milik negara Israel, Rabu (28/10/2026), Tibi yang juga menjabat Ketua Partai Ta’al mengatakan pihaknya telah berupaya menghalangi Netanyahu membentuk pemerintahan baru.

“Kami telah menghalangi kemungkinan Netanyahu membentuk pemerintahan,” ujar Tibi.

Menurutnya, masyarakat Arab di Israel menginginkan keterlibatan lebih besar dalam menentukan arah politik negara tersebut setelah pemilihan parlemen.

Tibi menyebut Joint List terbuka untuk membahas berbagai bentuk kesepakatan politik di parlemen, termasuk pengaturan waktu dan mekanisme pemberian suara oleh anggota parlemen mereka.

Dukungan tersebut dapat diberikan dengan mempertimbangkan kemajuan sejumlah persoalan yang dihadapi minoritas Arab di Israel, seperti kejahatan, pembongkaran rumah, pembangunan infrastruktur, hingga penghasutan.

“Kami mungkin tidak akan menjadi bagian organik dari pemerintahan ini,” katanya, sembari membuka kemungkinan bentuk dukungan lainnya.

Dukungan terhadap kerja sama oposisi dengan partai-partai Arab juga disuarakan Yair Golan, pemimpin Partai Demokrat berhaluan kiri-tengah yang menjadi bagian dari blok oposisi.

Melalui platform media sosial X, Golan mendesak sekutunya agar tidak lagi menolak kerja sama politik dengan partai-partai Arab.

“Kita tidak boleh lagi menerima pemecahan rasis Netanyahu antara suara Yahudi dan suara Arab,” tulis Golan.

Sementara itu, Ketua Joint List Yousef Jabareen juga menyatakan kesediaan aliansinya membantu Eisenkot menggantikan Netanyahu.

“Siapa pun yang ingin menawarkan alternatif nyata bagi pemerintahan Netanyahu yang berlumuran darah akan harus berbicara dengan kami. Kami siap membuka jalan bagi penyingkiran Netanyahu,” demikian pernyataan Jabareen.

Peta Kekuatan Parlemen Israel

Negosiasi tersebut berlangsung ketika penghitungan suara pemilu parlemen Israel masih berjalan. Hasil sementara menunjukkan tidak ada satu pun blok politik yang berhasil mengamankan 61 kursi untuk memperoleh mayoritas di parlemen yang memiliki total 120 kursi.

Berdasarkan data Komite Pemilihan Umum Pusat Israel saat sekitar 77 persen suara telah dihitung, blok Netanyahu diproyeksikan memperoleh 54 kursi.

Sementara itu, blok oposisi pimpinan Eisenkot diperkirakan mendapatkan 49 kursi.

Adapun Joint List dan partai Muslim Ra’am diproyeksikan meraih total 17 kursi, dengan 11 kursi di antaranya menjadi milik Joint List.

Dengan komposisi tersebut, Joint List berpotensi memainkan peran penting dalam menentukan arah pembentukan pemerintahan Israel berikutnya.

Salah satu opsi yang terbuka adalah memberikan dukungan parlemen kepada blok oposisi tanpa harus bergabung secara resmi dalam koalisi pemerintahan.

Namun, upaya tersebut tidak mudah. Netanyahu maupun Eisenkot sebelumnya sama-sama menolak pembentukan pemerintahan bersama partai-partai Arab.

Situasi ini membuat negosiasi politik pascapemilu semakin menentukan, terutama dalam upaya mengamankan dukungan mayoritas di parlemen Israel.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts