Nekat Terobos Pintu Perlintasan, Ayah dan Anak Tewas Diseret KA

Jasad korban yang sepeda motornya dihantam kereta api di pintu perlintasan di Jalan Lintas Sumatera Desa Sungai Tuha, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur tepatnya di dekat Hotel Puri Tani Martapura, Sabtu (1/2/2020), sekitar pukul 17.30 WIB.

Martapura, Sumselupdate.com – Kecelakaan tragis hingga merenggut dua korban jiwa terjadi di pintu perlintasan kereta api (KA) di Jalan Lintas Sumatera Desa Sungai Tuha, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan tepatnya di dekat Hotel Puri Tani Martapura, Sabtu (1/2/2020), sekitar pukul 17.30 WIB.

Dalam peristiwa ini dua pengendara sepeda motor yang terdiri ayah dan putrinya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Bacaan Lainnya

Kedua korban masing-masing Suwardi (51) dan putrinya Sunarti (23), warga Desa Way Pisang, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, tewas sangat menggenaskan.

Proses evakuasi kedua korban yang tewas usai dihantam KA sore tadi.

 

Saking tragisnya, proses evakuasi berjalan cukup lama. Pasalnya, tubuh kedua tersangkut di lokomotif KA, sehingga kemacetan arus lalulintas di lokasi kejadian cukup panjang.

Andi, saksi mata di lokasi kejadian menuturkan, peristiwa ini terjadi karena pengendara motor nekat menerobos perlintasan kereta api yang sudah tertutup.

Korban yang mengendarai sepeda motor sempat dihalau oleh penjaga perlintasan KA, namun korban tetap menarik gasnya hingga akhirnya kecelakaan maut ini tidak terelakkan.

“Korban dari arah Baturaja menuju ke arah Martapura, entah karena buru-buru hingga mereka nekat menarik gas motornya untuk menerobos rel KA, sempat dihalangi oleh Pol PP yang bertugas menjaga perlintasan KA dan diteriaki oleh pengendara lain, namun korban tetap nekat sampai akhirnya ditabrak oleh kereta,” ujar Andi yang kesehariannya berprofesi sopir truk ini.

Menurut Andi, saat dihantam KA, tubuh keduanya terpental jauh dari sepeda motornya. Mirisnya tubuh putri korban terseret lokomotif hingga seratus meter.

“Ayahnya sama anaknya terpental Pak, tapi tubuh anaknya masih nyangkut di lokomotif kereta,” ujar Andi lagi. (mat)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.